Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kepala BPBD Nagekeo dan Sejumlah Staf Dilarikan ke Puskesmas Diduga Akibat Kelelahan
Regional NTT

Kepala BPBD Nagekeo dan Sejumlah Staf Dilarikan ke Puskesmas Diduga Akibat Kelelahan

By Redaksi16 September 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kalak BPBD Nagekeo berada diruang tunggu puskesmas Mauponggo, 16 September 2025, sebelum diberi tindakan medis (Foto: Patrianus Meo Djawa/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, VoxNTT.com – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo, Agustinus Pone, dilaporkan mengalami penurunan kondisi kesehatan dan saat ini tengah menjalani perawatan medis di Puskesmas Mauponggo.

Selain Agustinus, tiga staf BPBD Nagekeo dan seorang staf BPBD Ende juga mendapatkan penanganan medis akibat gejala serupa.

Dua staf BPBD Nagekeo, Wilhelmus Langi (43) dan Arkadius Kapa (30), yang bertugas sebagai pengemudi kendaraan tangki, mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan sejak Selasa pagi, 16 September 2025. Keduanya kemudian dilarikan ke Puskesmas Mauponggo dan masih menjalani perawatan hingga malam hari.

Sementara itu, Agus Saleh (55), staf BPBD Ende, telah lebih dulu dirawat di Puskesmas Boawae pada hari sebelumnya.

Seorang petugas BPBD dengan rompi orange sedang diberi infus (Foto: Patrianus Meo Djawa/ VoxNtt.com)

Salah seorang tenaga medis yang menangani para pasien menyatakan, gejala yang dialami oleh para petugas disebabkan oleh kelelahan setelah bertugas di lapangan selama beberapa hari.

“Yang dari Ende awalnya diduga gejala asam urat, tetapi setelah diperiksa ternyata kelemahan akibat kelelahan,” ujarnya.

Di tengah kondisi ini, operasi penanganan pascabanjir bandang di Kabupaten Nagekeo terus berlanjut. Hingga hari kedelapan pascakejadian, masih terdapat tiga korban jiwa yang belum ditemukan.

Tim SAR Gabungan telah menghentikan upaya pencarian setelah melakukan operasi selama tujuh hari secara maksimal.

Sementara itu, berbagai dinas teknis tetap menjalankan tugasnya melakukan analisis kerugian akibat bencana, di antaranya Dinas PUPR, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perumahan dan Tata Kota, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, serta BLUD SPAM.

Dinas PUPR secara khusus masih melanjutkan pembangunan jembatan darurat Teo Dhae 1 dan Teo Dhae 2 melalui pemasangan bronjong dan perakitan jembatan bailey.

Di sisi lain, BPBD Nagekeo bersama pihak ketiga juga terus melakukan pembersihan material longsor di sejumlah ruas jalan, antara lain Sawu–Mulakoli, Maukeli–Boloroga, Boloroga–Wolo Co’o, Aewoe–Wayupea, serta Mauponggo–Pu’u Wada.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Banjir Nagekeo Bpbd nagekeo Nagekeo
Previous ArticleMenyatukan Metakognitif, Ilmu Otak dan Cinta dalam Belajar di Era AI
Next Article Kejati NTT Periksa Saksi Dugaan Korupsi Rp48,6 Miliar Proyek Gedung FKKH Undana Kupang

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.