Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»75 Pentas Seni Meriahkan Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari 2025
Seni dan Budaya

75 Pentas Seni Meriahkan Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari 2025

By Redaksi6 Oktober 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua umum Panitia Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari 2025, Th Yosefus Nono, saat konferensi pers dengan media (Foto: Isno Baco/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Sebanyak 75 pentas seni yang meriahkan Festival Golo Curu Maria Ratu Rosari tahun 2025.

“75 pentas seni yang ditampilkan setiap malam itu 5 pentas seni, sesuai yang sudah daftarkan di panitia,” kata ketua umum panitia Festival Golo Curu, Th. Yosefus Nono, pada Senin, 6 Oktober 2025.

Festival ini, menurutnya bukan sekadar ajang kebudayaan, tetapi juga ruang perjumpaan spiritual, sosial dan ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Festival ini adalah wajah keramahan, kekayaan budaya, dan potensi wisata kita. Momentum ini harus kita manfaatkan untuk memajukan ekonomi kreatif sekaligus mempererat persaudaraan,” ujarnya.

Ia ingin agar festival ini menjadi cerminan toleransi, di mana umat dari berbagai agama, suku, dan latar belakang budaya dapat bergandengan tangan, bekerja sama, dan saling menghormati.

“Ini adalah nilai luhur yang harus kita wariskan kepada generasi muda,” katanya.

Yosefus juga menyoroti dampak positif festival terhadap perekonomian lokal, khususnya bagi pelaku UMKM, pengrajin, petani, dan seniman.

Ia berharap penyelenggaraan Festival Golo Curu terus berlanjut dengan kualitas yang semakin baik, sehingga mengangkat nama Manggarai di mata dunia.

Menurutnya, Festival Golo Curu menjadi wadah perjumpaan lintas iman yang memadukan dimensi religius, budaya, ekonomi, dan sosial.

“Festival ini sebagai kerja kolaboratif antara pemerintah, gereja, dan masyarakat, serta mendorong semua pihak untuk menjaga keindahan di Kabupaten Manggarai sebagai titipan generasi masa depan,” pungkasnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat serta wisatawan untuk berpartisipasi, menjaga keamanan, dan memelihara suasana kondusif selama perayaan.

Kontributor: Isno Baco

Festival Golo Curu Keuskupan Ruteng Manggarai
Previous ArticlePolsek Amarasi Timur Selesaikan Kasus Penganiayaan Lewat Mediasi Damai
Next Article Paroki St. Nikolaus Golodukal Raih Juara 1 Lomba Paduan Suara Festival Golo Curu

Related Posts

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Stevi Harman Salurkan Bantuan ke 22 Kampung Terdampak Gempa di Reok dan Reok Barat

23 Agustus 2026

Lima Permintaan Warga Terdampak Gempa di Golo Conggo ke Wapres Gibran

23 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.