Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Unika Ruteng: Mahasiswa Non-Katolik Tak Wajib Ikut Asistensi Natal
MAHASISWA

Unika Ruteng: Mahasiswa Non-Katolik Tak Wajib Ikut Asistensi Natal

By Redaksi29 Desember 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tampak depan kampus Unika Ruteng (Foto: Ardy Abba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Dosen aktif Universitas Katolik Indonesia Santo Paulus Ruteng, Marsel Ruben Payong merespons video viral terkait keterlibatan mahasiswa Muslim dalam kegiatan koor Natal 2025 di Stasi Wontong, Paroki Loce, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai

Marsel menyatakan, asistensi Natal bagi mahasiswa bersifat pilihan dan tidak diwajibkan, khususnya bagi mahasiswa non-Katolik.

Menurutnya, mahasiswa ditempatkan dalam kelompok yang diinisiasi secara mandiri.

Ia menambahkan, kegiatan asistensi Natal tidak terbatas pada keterlibatan dalam koor atau liturgi, melainkan mencakup berbagai aktivitas lain seperti bakti sosial, penanaman pohon, dan kegiatan kemasyarakatan.

“Bahkan pengalaman selama ini terlibat sebagai pembimbing asistensi mahasiswa,” kata Marsel  saat dihubungi VoxNtt.com, Senin, 29 Desember 2025.

Mahasiswa yang mengikuti kegiatan koor Natal 2025 di Stasi Wontong, Paroki Loce, Kecamatan Reok Barat, itu diketahui bernama Nur Afifin.

Nur mengaku ikut kegiatan koor Natal itu atas kemauan sendiri dan tanpa paksaan dari pihak mana pun.

“Kemauan sendiri, saya tidak tahu kalau yang muslim tidak diwajibkan untuk mengikuti kegiatan koor, di pertengahan saya ikut latihan baru saya tahu,” katanya.

Nur juga mengungkapkan alasan lain yang mendorong dirinya mengikuti kegiatan tersebut.

Ia mengaku mendengar adanya surat keputusan (SK) terkait kegiatan asistensi Natal.

“Saya dengar-dengar juga ada dapat SK makanya saya mau ikut itu koor,” ujarnya.

Sebelumnya, keterlibatan seorang mahasiswi Muslim dalam koor malam Natal 2025 di Stasi Wontong, Paroki Loce, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, menjadi viral di media sosial dan menuai beragam tanggapan publik.

Mahasiswi Muslim yang menempuh pendidikan di Kampus Unika Ruteng itu mengikuti koor malam Natal pada Rabu, 24 Desember 2025 malam.

Video keikutsertaannya kemudian menyebar luas dan memicu perdebatan mengenai batas toleransi antarumat beragama.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Manggarai Timur, Darma Wati turut menyampaikan komentarnya di unggahan video pemilik akun Facebook Abriel Piter Jehatu.  Di kolom komentar video tersebut, ia mengaku kesal terhadap pihak Kampus Unika Santo Paulus Ruteng.

Ia menilai kampus dengan sengaja melibatkan mahasiswi Muslim dalam kegiatan koor misa Natal 2025.

“Kami menilai ini bukan lagi implementasi toleransi tetapi sebaliknya,” komentar Darma Wati dalam postingan itu.

Ia juga menyebut keterlibatan tersebut sebagai bentuk pengikisan iman mahasiswa yang bersangkutan.

“Karena itu kami mengecam tindakan seperti,” pungkasnya.

Kontributor: Isno Baco

FIKes Unika St. Paulus Ruteng Unika Ruteng Unika St. Paulus Ruteng
Previous ArticleInsiden Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Ungkap Lemahnya Pengawasan Kelayakan Kapal Wisata
Next Article Polemik Mahasiswa Muslim Ikut Koor Natal, Puspas Keuskupan Ruteng: Ritus Agama Bersifat Eksklusif

Related Posts

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.