Labuan Bajo, VoxNTT.com – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Manggarai Barat membahas sejumlah agenda kegiatan yang akan dilaksanakan pada 2026. Pembahasan itu berlangsung di Aula Kantor Desa Batu Cermin, Sabtu, 18 April 2026, berdasarkan hasil Kongres Biasa PSSI Manggarai Barat.
Ketua PSSI Manggarai Barat, Marianus Yono Jehanu mengatakan, agenda terdekat yang akan dilaksanakan ialah seleksi pemain kelompok usia U-10 dan U-12 untuk mengikuti ajang Piala Presiden.
Menurut dia, agenda Piala Presiden tersebut baru muncul pada pertengahan 2026 sehingga seluruh daerah harus menyesuaikan dengan ketentuan dari pusat hingga provinsi.
“Dari Kongres biasa Asprov juga kemarin tidak ada ini (Piala Presiden). Ini muncul di pertengahan tahun 2026 dan semua provinsi itu harus ikut Piala Presiden ini. Mungkin ini salah satu program dari Pak Presiden untuk pengembangan potensi anak-anak kita ini,” ujar Yono kepada VoxNtt.com.
Ia menjelaskan, turnamen tersebut digelar untuk melihat potensi pemain usia dini yang dimulai dari tingkat daerah. Untuk tingkat kabupaten, pelaksanaan direncanakan pada Juni 2026.
“Jadi untuk setiap Kabupaten nanti itu di bulan Juni. Nah ini Kabupaten Manggarai Barat ini kita mulai di tanggal 3, kalau tidak tanggal 3, tanggal 4 Juni,” kata dia.
Sebelum turnamen berlangsung, PSSI Manggarai Barat akan menggelar seleksi pemain pada Mei 2026. Seleksi itu ditujukan untuk menjaring pemain terbaik di kelompok usia U-10 dan U-12.
“Nah hasil rapat kita hari ini di pengurus PSSI ini, seperti yang kita ketahui tadi, kita mulai di bulan Mei untuk Kabupaten Manggarai Barat punya, U-10 dengan U-12. Kita adakan seleksi dulu,” lanjut Yono.
Namun, pelaksanaan kegiatan tetap menyesuaikan kalender akademik di tingkat kabupaten maupun provinsi agar tidak berbenturan dengan jadwal ujian sekolah.
Menurut Yono, untuk kategori U-12 kemungkinan tidak digelar dalam bentuk kompetisi karena banyak peserta sudah duduk di kelas 6 sekolah dasar dan akan menghadapi ujian.
“Untuk U-12 ini kan kita tidak bisa buat kompetisi nanti. Karena di O2SN ini tidak diwajibkan anak-anak yang umur 12 tahun, karena mereka menginjak kelas 6 sudah, mau ujian,” kata dia.
Sementara itu, kategori U-10 tetap akan dipantau melalui ajang O2SN. PSSI Manggarai Barat juga akan mengirim surat kepada 11 kecamatan di luar Kecamatan Komodo untuk mengutus pemain mengikuti seleksi.
“Setiap kecamatan kita minta 10 pemain, 5 pemain untuk U-10 dan 5 untuk pemain U-12,” ungkapnya.
Yono berharap pemain yang nantinya mewakili Manggarai Barat di Kupang dapat terpilih untuk memperkuat Nusa Tenggara Timur pada ajang Piala Presiden tingkat nasional.
“Ya, mudah-mudahan dari turnamen U-10 dan U-12 ini ada perwakilan dari Kabupaten Manggarai Barat untuk provinsi,” pungkasnya.
Penulis: Sello Jome

