Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Komisi V DPRD NTT Desak BNPB Tetapkan Afirmasi Khusus untuk Atasi Krisis Kekeringan
NTT NEWS

Komisi V DPRD NTT Desak BNPB Tetapkan Afirmasi Khusus untuk Atasi Krisis Kekeringan

By Redaksi13 Mei 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Komisi V DPRD NTT saat audiensi dengan BPNB di Jakarta (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta, VoxNTT.com – Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendatangi Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta untuk memperjuangkan penanganan serius terhadap dampak multi-bencana yang melanda wilayah kepulauan tersebut.

Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Winston Neil Rondo, meminta Pemerintah Pusat memberikan afirmasi khusus bagi NTT yang saat ini menghadapi kekeringan ekstrem dan ancaman krisis pangan.

“Kami datang membawa kegelisahan masyarakat kepulauan. NTT hari ini bukan sekadar daerah rawan bencana biasa, melainkan wilayah multi-bencana yang butuh pendekatan khusus, bukan prosedur standar yang lambat,” tegas Winston Rondo saat diterima Direktur BNPB, Nelwan Harahap, Selasa, 12 Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi V menyoroti dampak kekeringan di NTT yang dinilai telah berkembang menjadi ancaman kemanusiaan serius. Kondisi itu ditandai dengan kematian ternak, gagal panen di sejumlah wilayah, hingga meningkatnya beban masyarakat miskin yang harus mencari air bersih hingga berkilo-kilometer.

Sebagai langkah penanganan, Komisi V mendesak Pemerintah Pusat membantu penyediaan infrastruktur darurat berupa mobil tangki air, sumur bor, dan tandon desa. Selain itu, mereka juga meminta penguatan sistem peringatan dini kekeringan agar pemerintah daerah tidak selalu berada dalam posisi penanganan darurat.

Menanggapi permintaan tersebut, Direktur BNPB Nelwan Harahap meminta Pemerintah Daerah NTT segera menetapkan status bencana kekeringan secara menyeluruh agar dukungan anggaran dan logistik dari pemerintah pusat dapat segera disalurkan.

“Jangan tunggu situasi menjadi sangat serius baru merespon karena akan sangat terlambat. Segera terbitkan status bencana, susun rencana operasi, dan ajukan gap kebutuhannya ke BNPB,” ujar Nelwan di hadapan pimpinan dan anggota Komisi V.

Selain persoalan kekeringan, BNPB juga menyoroti kendala eksekusi lahan yang menghambat relokasi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. BNPB bahkan mempertimbangkan pola relokasi mandiri apabila persoalan tersebut tidak segera diselesaikan.

Menutup pertemuan, Komisi V DPRD NTT meminta Pemerintah Pusat tidak memandang sebelah mata wilayah kepulauan dalam kebijakan penanggulangan bencana.

“Masyarakat NTT itu tangguh, tapi hari ini beban perubahan iklim terlalu berat untuk kami pikul sendiri. Jika negara ingin membangun sistem penanggulangan bencana yang adil, maka NTT sebagai wilayah kepulauan harus mendapat perhatian yang sungguh-sungguh sebelum krisis ini berubah menjadi tragedi kemanusiaan yang lebih besar,” pungkas Winston.

Penulis: Ronis Natom

DPRD NTT Komisi V DPRD NTT Winston N. Rondo
Previous ArticlePeringati Hari Perawat Sedunia, PPNI Kota Kupang Gelar Donor Darah dan Penyuluhan Kesehatan
Next Article Warga Manggarai Ditangkap Pemburu Hantu karena Diduga Mencuri

Related Posts

Wakil Bupati Nagekeo Terjatuh dari Kuda Saat Penyambutan Peserta MTQ NTT

23 Juni 2026

Pembeli Puas, Lapak Ikan Brigadir Oebesa Klaim Kantongi Izin Lengkap dan Kelola Limbah dengan Baik

23 Juni 2026

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026
Terkini

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.