Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Terkini

Dalam Derita Wujudkan Misi Allah sebagai Perayaan Kemuliaan Hidup Kekal

19 Mei 2026

Anggota DPRD Monitoring Bendungan Wae Mau 2, Temukan Tumpukan Material Penghambat Irigasi

19 Mei 2026

Polres Manggarai Barat Periksa 6 Saksi Kasus Lakalantas Petani di Jalur Trans-Flores Marombok

18 Mei 2026

Longsor Tutup Jalur Ruteng-Iteng di Satarmese, Akses Transportasi Lumpuh Sementara

18 Mei 2026

Pesta Babi: Turun Ke Bumi Papua

18 Mei 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Anggota DPRD Monitoring Bendungan Wae Mau 2, Temukan Tumpukan Material Penghambat Irigasi
Regional NTT

Anggota DPRD Monitoring Bendungan Wae Mau 2, Temukan Tumpukan Material Penghambat Irigasi

By Redaksi19 Mei 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPRD Kabupaten Manggarai bersama Kepala Desa Hilihintir saat melakukan monitoring bendungan Wae Mau 2. (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Manggarai dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Agustinus Nancung, melakukan monitoring Bendungan Wae Mau 2 di Desa Hilihintir, Kecamatan Satarmese Barat, Senin, 18 Mei 2026

Hasil monitoring ditemukan banyak material yang menumpuk di mulut bendungan sehingga menghambat kelancaran aliran air.

Kondisi ini dinilai dapat berdampak pada kebutuhan irigasi masyarakat serta berpotensi menimbulkan kerusakan apabila tidak segera ditangani.

Ia lantas meminta agar pihak terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk segera melakukan rehabilitasi kembali terhadap bendungan tersebut karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

Agustinus menjelaskan, Bendungan Wae Mau 2 ini dibangun sekitar 30 tahun lalu dan hingga saat ini masih menjadi sumber utama kebutuhan irigasi bagi sekitar 200 hektar lahan sawah di dua desa, yakni Desa Hilihintir dan Desa Cambir Leca.

Karena itu ia meminta pemerintah untuk memperhatikannya secara serius

“Bendungan ini sangat penting bagi masyarakat, khususnya para petani. Karena itu perlu perhatian serius dari pemerintah agar fungsi bendungan tetap berjalan dengan baik,” ujar Anggota DPRD Daerah Pemilihan Satarmese – Satarmese Barat – Satarmese Utara ini

Pada kesempatan yang sama Kepala Desa Hilihintir, Adrianus Sanu, menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD, Agustinus Nancung yang telah turun langsung melakukan monitoring di lokasi.

Ia berharap kondisi Bendungan Wae Mau 2 dapat segera mendapat perhatian dari pihak terkait sehingga kebutuhan air masyarakat tetap terjamin dan aktivitas pertanian warga tidak terganggu.

Penulis: Berto Davids

Bendungan Wae Mau 2 Desa Hilihintir DPRD Manggarai Kecamatan Satarmese Barat Manggarai
Previous ArticlePolres Manggarai Barat Periksa 6 Saksi Kasus Lakalantas Petani di Jalur Trans-Flores Marombok
Next Article Dalam Derita Wujudkan Misi Allah sebagai Perayaan Kemuliaan Hidup Kekal

Related Posts

Longsor Tutup Jalur Ruteng-Iteng di Satarmese, Akses Transportasi Lumpuh Sementara

18 Mei 2026

GAMKI Malaka Resmi Terbentuk, Lorens Haba Pimpin DPC Perdana

17 Mei 2026

Banjir Bandang Kembali Terjang Desa Manong Manggarai, Enam Keluarga Mengungsi

16 Mei 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.