Labuan Bajo, VoxNTT.com – Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Austria terjatuh dari jembatan gantung di wisata Air Terjun Cunca Wulang, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Minggu, 24 Mei 2026.
Keduanya diketahui bernama Jurgen (Laki-laki usia 55 Tahun) dan Astrid (Perempuan usia 57 Tahun) meninggal dunia akibat peristiwa nahas itu.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere melalui Pos SAR Manggarai Barat menerima informasi dari BPBD Manggarai Barat terkait peristiwa itu.
“Kronologi yang diterima oleh Kom Center Kantor SAR Maumere bahwa sekitar Pukul 11.30 Wita kedua korban melakukan wisata di air terjun Cunca Wulang namun naas saat melintasi jembatan korban terjatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Kepala Kantor SAR Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator), Fathur Rahman.
Tim SAR Gabungan, kata dia, dikerahkan dari Labuan Bajo menuju Air Terjun Cunca wulang untuk melakukan evakuasi.
“Dan tiba di lokasi, Tim melaksanakan koordinasi serta evakuasi ke dua WNA menuju RSUD Komodo Labuan Bajo,” ujarnya.
“Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang ada di lokasi kejadian yang telah lebih dulu mengevakuasi korban ke tempat aman di antara Masyarakat Desa Warsawa, Camat Beliling Manggarai Barat, Dinas Parwisata, Babinsa Beliling, Polsek Sano Nggoang, serta Satpol PP Manggarai Barat, Polres Manggarai Barat serta Tim Rescue Pos SAR Manggarai Barat,” lanjut Fathur
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, mengonfirmasi identitas dan riwayat perjalanan kedua korban.
Kedua turis tersebut diketahui masuk ke Indonesia pada 14 Mei melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
“Visanya Visa on Arrival atau Visa Kunjungan Saat Kedatangan dengan tujuan untuk berwisata,” kata Charles kepada awak media
Berdasarkan data kedatangan dan kesamaan nama belakang, pihak Imigrasi meyakini bahwa kedua korban adalah pasangan suami istri.
Selama di Manggarai Barat, mereka dilaporkan menginap di salah satu penginapan di Labuan Bajo.
Terkait proses pemulangan jenazah, pihak Imigrasi Labuan Bajo tengah menyiapkan dokumen formal dan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat.
“Kami sudah menghubungi Direktorat Jenderal Imigrasi dan pihak konsuler di Kementerian Luar Negeri. Mereka juga sudah terhubung dengan Kedutaan Austria,” jelas Charles.
Ia menambahkan, karena insiden terjadi bertepatan dengan hari libur, proses komunikasi lanjutan dengan perwakilan Austria atau keluarga korban akan dilanjutkan pada hari kerja berikutnya.
“Nanti akan diterbitkan yang namanya notifikasi untuk perwakilan ketika ada kejadian yang menimpa warga negaranya,” pungkasnya.
Penulis: Sello Jome

