Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Mentan RI Bahas Akselerasi Pertanian untuk Swasembada dan Pengentasan Kemiskinan di NTT
NTT NEWS

Mentan RI Bahas Akselerasi Pertanian untuk Swasembada dan Pengentasan Kemiskinan di NTT

Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah pemetaan potensi lahan, perbaikan irigasi pertanian, serta penyiapan sarana-prasarana produksi.
By Redaksi6 Februari 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman saat menggelar pertemuan dengan Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, serta Gubernur NTT terpilih, Emanuel Melkiades Laka Lena, Rabu, 5 Februari 2025 (Foto: Humas Pemprov NTT) 
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman menggelar pertemuan dengan Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, serta Gubernur NTT terpilih, Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama dengan unsur Forkopimda Provinsi NTT, Penjabat Bupati/Wali Kota se-NTT, dan Perangkat Daerah terkait di Kantor Pusat Kementerian Pertanian pada Rabu 5 Februari 2025.

Pertemuan ini dilaksanakan untuk membahas langkah-langkah konkret dalam akselerasi sektor pertanian di NTT, pasca-kunjungan kerja Mentan Amran di Kupang pada 24 Januari lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Mentan Amran menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, dan berbagai jajaran lainnya untuk memajukan sektor pertanian sebagai pendorong utama dalam mengentaskan kemiskinan di NTT.

Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah pemetaan potensi lahan, perbaikan irigasi pertanian, serta penyiapan sarana-prasarana produksi.

Mentan Amran menegaskan, NTT memiliki potensi pertanian yang sangat besar, dengan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan mendominasi 85 persen ekonomi wilayah tersebut.

“Kami melihat ada harapan besar di NTT, dengan potensi yang dapat menyelesaikan masalah kemiskinan. Bila sektor pertanian bergerak, seluruh sektor akan bergetar,” ujar Mentan Amran.

Ia pun optimistis bahwa dengan upaya akselerasi yang dilakukan secara bersama-sama, kemiskinan di NTT dapat diturunkan hingga di bawah 10 persen, bahkan bisa mencapai 5 persen dalam lima tahun ke depan.

“Di NTT, kemiskinan saat ini mencapai sekitar 20 persen. Dengan kolaborasi antara pusat, provinsi, dan kabupaten, kami yakin ini bisa turun signifikan,” lanjutnya.

Selain itu, pembangunan sektor pertanian di NTT diharapkan dapat berkontribusi pada swasembada pangan nasional.

Mentan Amran juga mengajak para kepala daerah untuk merumuskan langkah-langkah akselerasi pertanian di NTT pada 2025, dengan target mendukung 188 ribu hektare lahan pertanian di tahun ini.

“Kami akan mendukung dengan perbaikan saluran irigasi, pompanisasi, traktor, dan sarana-prasarana produksi lainnya,” tegasnya.

Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, dalam kesempatan tersebut juga memaparkan potensi besar yang dimiliki NTT untuk mendukung swasembada pangan nasional.

Ia menjelaskan secara detail kontribusi NTT dalam swasembada pangan, termasuk padi sawah, jagung, daging, dan garam, serta pentingnya pembangunan irigasi dan bendungan untuk mendukung kebutuhan air bagi pertanian.

“Kami percaya bahwa NTT dapat berkontribusi dalam swasembada pangan, seperti beras, jagung, daging, dan garam. Kami akan segera melaksanakan instruksi Mentan untuk menuntaskan rencana tersebut secara kolaboratif,” ujar Andriko.

Sementara itu, Gubernur NTT terpilih, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyatakan dukungannya terhadap program Kementerian Pertanian.

Ia mengapresiasi respons cepat Mentan Amran dan jajaran dalam mendukung kebutuhan sektor pertanian di NTT.

“Dengan dukungan pemerintah pusat, kami akan bekerja bersama untuk mengurangi kemiskinan melalui pertanian, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Melki juga berharap kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat mengoptimalkan sektor pertanian sebagai penggerak ekonomi utama di NTT, sehingga dapat membawa perubahan dan kesejahteraan bagi rakyat NTT.

Penulis: Ronis Natom

Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT Melki Laka Lena Pemprov NTT Penjabat Gubernur NTT
Previous ArticleKorban Banjir di Fatuleu Barat Minta Pemprov NTT Segera Bangun Bronjong di Sungai Siumate
Next Article Polisi Ungkap Identitas Mayat Perempuan yang Terapung di Perairan Pulau Padar

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.