Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Benny Harman Ungkap Tantangan Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Era Modern
NASIONAL

Benny Harman Ungkap Tantangan Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Era Modern

By Redaksi18 Maret 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Benny K. Harman sedang berdiskusi dengan masyarakat Labuan Bajo dalam kegiatan bertajuk 'Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara' pada Senin, 3 Maret 2025 (Foto: Herry Mandela/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT – Wakil Ketua Badan Pengkajian Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Benny K. Harman, mengungkapkan tantangan yang dihadapi dalam menjaga Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di era modern.

Dalam kegiatan sosialisasi yang bertajuk ‘Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara’ yang digelar di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, pada Senin, 3 Maret 2025, Benny menjelaskan kepada masyarakat setempat mengenai peran dan pentingnya Empat Pilar, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Benny, maraknya perkembangan teknologi di era digital ini memang mempercepat penyebaran informasi secara masif.

Namun, ia juga menyoroti dampak negatifnya, yakni berpotensi menggerus nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar tersebut. Informasi yang tidak akurat atau hoaks dapat mempengaruhi pemahaman masyarakat terhadap Pancasila sebagai dasar negara.

“Di tengah derasnya informasi yang tidak selalu benar, kita harus melakukan edukasi yang efektif untuk menangkal informasi yang menyesatkan serta mengurangi gesekan yang timbul akibat perbedaan sosial, budaya, dan agama yang semakin nyata,” ujar Benny dalam diskusi tersebut.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kesatuan dalam keragaman sebagai tantangan besar yang memerlukan upaya terus-menerus.

Menurutnya, hal tersebut harus menjadi perhatian bersama agar Empat Pilar tetap kokoh di tengah perubahan zaman.

Pada kesempatan itu, salah seorang peserta diskusi, Mensi Aron, menanyakan bagaimana implementasi nyata dari keempat pilar tersebut dalam kebijakan publik di pemerintahan.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Benny menjelaskan, Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara selalu menjadi fondasi dalam setiap kebijakan publik yang dirancang oleh pemerintah.

Hal ini bertujuan untuk menciptakan kebijakan yang lebih adil, harmonis, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Benny juga mengungkapkan beberapa contoh implementasi Empat Pilar dalam kebijakan pemerintah, di antaranya:

Pertama,Pendidikan karakter di sekolah yang mengajarkan nilai-nilai Pancasila sebagai penerapan sila pertama.

Kedua, Kebijakan perlindungan hak asasi manusia (HAM) yang mencerminkan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab.

Ketiga, Kebijakan pembangunan infrastruktur yang merata untuk mendukung integrasi wilayah dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Keempat,Program yang mempromosikan persatuan dan kesatuan melalui kampanye nasional untuk menghormati keberagaman budaya.

“Semua kebijakan ini mencerminkan komitmen kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Empat Pilar ini harus terus dijaga dan diterapkan dalam setiap aspek kehidupan bangsa,” tutup Benny.

Penulis: Herry Mandela

Benny K Harman Benny Kabur Harman BKH
Previous ArticleGuru di Rote Pensiun Tanpa Pemberitahuan, Ketua PGRI NTT Ingatkan Pejabat Tertib Administrasi
Next Article Warga Oetete Titip Pengaturan Parkir, Lampu Jalan hingga Masalah Sampah ke DPRD NTT

Related Posts

Pesta Babi yang Menakutkan?

16 Mei 2026

Agama di Era Post-Antroposen: Alarm dari Kota Ruteng

7 Mei 2026

Komisi III DPR RI Soroti Kekurangan Anggaran dan Sarpras saat Kunker ke NTT

23 April 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.