Jakarta, VoxNTT.com — Bike to Work Indonesia (B2W) mencatat capaian 80% dari target indikator performansi dalam Quarterly Report I/2025.
Selama empat bulan pertama tahun ini, B2W memusatkan perhatian pada penguatan misi pengurangan emisi karbon melalui pengolahan data aktivitas pesepeda, sebagai langkah konkret dalam kontribusi menekan jejak karbon nasional.
Fokus kampanye bersepeda diinternalisasi sebagai bagian dari strategi memberi nilai tambah kepada para pesepeda, yang diposisikan sebagai aktor utama dalam mendukung tercapainya target Indonesia menuju Net Zero Emission tahun 2060.
B2W juga menjalin kerja sama strategis dengan Jejakin, platform pengukur jejak karbon, serta mengembangkan berbagai model kampanye bersepeda sebagai moda transportasi ramah lingkungan dan gaya hidup sehat.
Salah satu pencapaian fundamental di kuartal I/2025 adalah pembenahan internal yang signifikan, termasuk penguatan aspek finansial dan keberlanjutan gerakan. Dalam hal ini, B2W resmi mengakuisisi PT Rumah Sepeda Indonesia (RSI) sebagai unit bisnis yang kini dikelola oleh manajemen profesional.
“Kami telah melaksanakan proses akuisisi PT Rumah Sepeda Indonesia (RSI) sebagai sayap bisnis B2W sehingga sepenuhnya ditangani manajemen profesional,” ujar Hendro Subroto, Ketua Umum B2W Indonesia.
Ia menegaskan bahwa pengurus B2W tetap fokus menjalankan gerakan tanpa terlibat dalam struktur manajemen RSI. “Pengurus B2W fokus pada gerakan, tidak boleh merangkap di jajaran Direksi maupun struktural perseroan RSI,” lanjut Hendro.
Reposisi ini dilakukan untuk menjaga kemurnian B2W sebagai organisasi nirlaba, sekaligus memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah melalui dialog harmonis dan program-program kolaboratif.
Menatap kuartal II/2025, B2W menargetkan terjalinnya kerja sama aktif dengan pemerintah daerah di 15 wilayah se-Indonesia, mulai dari tingkat provinsi hingga kota/kabupaten.
“Teman-teman pegiat bersepeda di daerah dan Korwil existing sangat penting bagi kami, untuk bersama-sama melaksanakan revitalisasi dan mengembangkan program otentik daerah sesuai karakternya,” ungkap Hendro.
Salah satu program unggulan dalam waktu dekat adalah Bike to School yang akan diluncurkan di empat wilayah: Jakarta, Bandung, Bogor, dan Tangerang Raya. Selain itu, B2W juga akan mengaktifkan Hotline Pengaduan Pesepeda sebagai bentuk perhatian terhadap kenyamanan dan keamanan pengguna sepeda di jalan raya.
B2W terus membuka ruang bagi investor sosial serta mengandalkan modal sosial komunitas dalam menjalankan program-programnya. Masyarakat juga diajak untuk terlibat aktif dengan berbagi gagasan atau menyampaikan saran melalui kanal email [email protected] dan nomor Stakeholders Relation Hub di 0811-1969-144.
Sebagai bentuk akuntabilitas publik, B2W akan rutin merilis informasi dan pernyataan resmi setiap hari Senin dalam format Press Release yang diterbitkan secara mandiri. Rilis pekan depan akan memuat detail lengkap terkait program Bike to School. [VoN]

