Ruteng, VoxNTT.com – Forum Anak Kabupaten Manggarai (FAKAM) bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai dan Wahana Visi Indonesia Area Program Manggarai memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 pada Rabu, 23 Juli 2025.
Pusat perayaan berlangsung di Natas Labar, ruang terbuka publik yang dikenal sebagai Ruang Bermain Ramah Anak di Kecamatan Langke Rembong.
Mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini melibatkan 37 satuan pendidikan dari tingkat SD, SMP, hingga SMA atau sederajat yang ada di wilayah tersebut.
Acara diwarnai berbagai aktivitas edukatif dan partisipatif yang melibatkan langsung anak-anak sebagai subjek utama.
Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, hadir dalam acara puncak dan menegaskan pentingnya peran anak dalam pembangunan bangsa. Ia menyebut anak sebagai potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memerlukan perhatian khusus.
“Peran sentral anak sebagai penerus cita-cita bangsa, dasar-dasarnya telah diletakkan oleh generasi sebelumnya. Agar mampu memikul tanggung jawab tersebut, anak perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang dengan wajar baik secara rohani, jasmani maupun sosial,” tegas Herybertus.
Ia juga menambahkan pentingnya menumbuhkan kesadaran anak sebagai agen perubahan, baik di lingkungan sosial maupun dalam lingkup perlindungan hak-haknya.
“Kami mendorong juga agar anak diharapkan dapat mendorong pribadi dan sesama anak sebagai pelopor dan pelapor. Sebagai pelopor, anak bisa menginisiasi kegiatan-kegiatan yang positif di kalangan usia sebayanya. Sementara sebagai pelapor, anak bisa berani melaporkan atau berani berbicara (speak up) mengenai apapun,” lanjut Nabit.
Ketua FAKAM, Maria Indriani Evelyn Dumur, menyampaikan bahwa HAN ke-41 menjadi momentum untuk menghidupkan kembali permainan tradisional yang mulai ditinggalkan akibat dominasi gawai dalam kehidupan anak-anak masa kini.
“Dalam HAN ini, FAKAM kembali membawa permainan lokal yang mungkin sudah dilupakan oleh anak-anak masa kini. FAKAM bersama siswa-siswi utusan satuan pendidikan kami memainkan permainan rangkuk alu, teka babi, permainan ular tangga, tebak profesi dan tebak tarian adat,” kata siswi kelas XII SMAK St. Aloysius Ruteng itu.
Selain permainan tradisional, serangkaian kegiatan lain turut digelar, seperti kampanye pencegahan kekerasan terhadap anak, jalan sehat, bersih-bersih lingkungan, hingga pelaksanaan senam “Anak Indonesia Hebat”.
Menurut Maria, semua kegiatan ini merefleksikan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan partisipasi anak dalam pembangunan.
“Rangkaian kegiatan dimaksud mau memberikan gambaran bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai terus memberikan ruang dan memenuhi kebutuhan bagi anak dalam berbagai proses pembangunan,” lanjut Dian—sapaan akrab Maria.
Ia berharap peringatan HAN ini mampu mendorong anak-anak agar lebih percaya diri dan menggali potensi diri semaksimal mungkin demi masa depan yang lebih baik.
“Semakin baik kualitas anak saat ini maka semakin baik pula kehidupan masa depan bangsa. Kualitas anak perlu didorong peningkatan kualitasnya baik dari segi pendidikan, kesehatan, maupun karakter, akan sangat menentukan kualitas bangsa di masa depan,” tutup Dian. [VoN]

