Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Konferensi Talitha Kum Asia ke-5 Digelar di Jakarta, Perkuat Solidaritas Melawan Perdagangan Manusia
NASIONAL

Konferensi Talitha Kum Asia ke-5 Digelar di Jakarta, Perkuat Solidaritas Melawan Perdagangan Manusia

By Redaksi28 Agustus 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jaringan internasional hidup bakti melawan perdagangan manusia, Talitha Kum, akan menggelar Konferensi Talitha Kum Asia ke-5 pada 26–30 Agustus 2025 di Hotel Erian, Jakarta Pusat.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta, VoxNTT.com – Jaringan internasional hidup bakti melawan perdagangan manusia, Talitha Kum, akan menggelar Konferensi Talitha Kum Asia ke-5 pada 26–30 Agustus 2025 di Hotel Erian, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Union International of Superiors General (UISG) yang bertujuan memperkuat kolaborasi regional dalam upaya pemberantasan perdagangan manusia.

Konferensi akan dihadiri oleh 60 perwakilan dari 16 negara Asia serta 30 orang muda lintas iman dari berbagai negara dan wilayah di Indonesia. Para peserta berasal dari beragam latar belakang, termasuk kongregasi religius, organisasi masyarakat sipil, pendamping penyintas, mitra internasional, hingga pemimpin muda.

Dengan mengusung tema “Belas Kasih dalam Aksi: Akhiri Perdagangan Manusia,” konferensi ini menjadi wadah untuk berbagi praktik baik, mempererat solidaritas, dan merumuskan langkah nyata dalam menanggapi tantangan kompleks yang masih dihadapi kawasan Asia terkait isu perdagangan manusia.

Asia masih menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak oleh perdagangan manusia. Jutaan orang menjadi korban eksploitasi setiap tahunnya, baik dalam bentuk kerja paksa, eksploitasi seksual, maupun kerentanan yang ditimbulkan akibat migrasi.

Konferensi akan dibuka dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Agustinus Heri Wibowo, Ketua Komisi Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Agung Jakarta, dilanjutkan dengan upacara pembukaan resmi.

Selanjutnya, konferensi menghadirkan sesi pidato utama oleh sejumlah tokoh penting, yaitu Sr. Abby Avelino, MM (Koordinator Talitha Kum Internasional – Roma), Sr. Paula, SPC (Koordinator Regional untuk Asia – Thailand), dan Sr. Priska Linda Sudarto, ADM (Ketua Ikatan Biarawati Seluruh Indonesia – IBSI).

Rangkaian kegiatan juga mencakup Pertemuan Orang Muda Lintas Iman, yang melibatkan 30 pemimpin muda dari berbagai negara Asia dan komunitas lintas iman dari Jakarta. Selain itu, konferensi menghadirkan kesaksian dari para penyintas perdagangan manusia, sebagai pengingat nyata bahwa kejahatan ini masih terjadi dan harus dihentikan.

Diskusi panel juga akan digelar, membahas strategi pencegahan, perlindungan, dan advokasi di konteks Asia. Penguatan kerja sama lintas iman dan lintas negara, khususnya di kalangan kaum muda, menjadi fokus penting dalam agenda konferensi ini.

Konferensi akan ditutup dengan Perayaan Ekaristi Penutupan yang dipimpin oleh Kardinal Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta.

“Konferensi ini adalah pengharapan. Dengan berkumpul bersama, kita menegaskan tanggung jawab bersama untuk melindungi kehidupan, memulihkan martabat, dan memastikan tidak ada seorang pun yang tertinggal dalam perjuangan menentang perdagangan manusia,” ujar Sr. Chatarina, RGS, Koordinator Nasional Talitha Kum Indonesia.

Penyelenggara konferensi ini adalah Talitha Kum Indonesia, yang mewakili sembilan jaringan nasional, dengan dukungan dari Hilton Foundation. [VoN]

Human Trafficking Konferensi Talitha Kum Asia ke-5 Talitha Kum
Previous ArticlePresiden Prabowo Minta Gubernur NTT Ikuti Jejak Ben Mboi
Next Article Desa Lembur: Jejak Sejarah, Prestasi, dan Harapan Baru

Related Posts

Stafsus Menteri HAM: Wartawan Hukum Mitra Strategis Penegakan HAM

2 Agustus 2026

Kementerian HAM Gandeng Lembaga Vokasi di Sumba Cegah Perdagangan Orang

7 Juli 2026

Kementerian HAM dan KPAI Edukasi 200 Pelajar Sumba untuk Cegah TPPO dan Kekerasan Seksual

6 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.