Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Mahasiswi Unika Ruteng Sukses Jual Tiga Produk Trujiva Sehari Setelah Dapat Bimbingan PT PAF
Ekbis

Mahasiswi Unika Ruteng Sukses Jual Tiga Produk Trujiva Sehari Setelah Dapat Bimbingan PT PAF

By Redaksi8 November 20253 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mahasiswi Unika Ruteng, Maria Pricilia Jehadu dan Publik Relation PT-PAF, Adrian Pantur saat diwawancarai Wartawan usai berhasil menjual produk trujiva di akun TikTok. (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Luar biasa, dua kata yang tepat menggambarkan sosok Maria Pricilia Jehadu (19), mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santo Paulus Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Bagaimana tidak, hanya berselang sehari setelah mendapatkan bimbingan lisan tentang ilmu marketing digital dari sejumlah staf marketing PT Panorama Alam Flores (PAF), Pricilia langsung beraksi dan sukses menjual tiga produk Trujiva melalui akun TikTok miliknya.

Dalam pernyataannya kepada wartawan, Sabtu, 8 November 2025 pagi, Pricilia mengaku sangat tertarik mengikuti kuliah umum tentang marketing digital karena ingin belajar banyak tentang bisnis digital bersama PT PAF.

“Sejak Kamis siang saya sudah mendaftar karena tertarik setelah mendapat penjelasan dari Staf Humas PT PAF, Adrian Pantur, tentang potensi keuntungan yang diperoleh jika menjual produk Trujiva,” ujar Pricilia.

Ia mengakui, selama ini dirinya berselancar di media sosial seperti TikTok hanya untuk bersantai tanpa menyadari bahwa platform tersebut bisa menjadi sumber penghasilan jika dimanfaatkan secara bijak.

“Setelah menyadari itu saya langsung meng-upload produk Trujiva ke akun TikTok, dan berhasil menggaet konsumen yang memesan tiga produk Trujiva,” kata Pricilia.

Lebih lanjut, Pricilia mengatakan selain ingin belajar banyak tentang sistem bisnis era digital, ia juga berniat menjajal kemampuannya dalam berkompetisi bersama 500 mahasiswa Unika lainnya untuk memperebutkan beasiswa Rp15 juta per orang bagi tiga pemenang.

“Selama ini saya berselancar di media sosial hanya untuk melepas kepenatan tanpa berpikir lebih bijak bahwa sesungguhnya bermedia sosial bisa juga mendatangkan rupiah,” tutur Pricilia.

Sementara itu, Public Relations PT PAF, Adrian Pantur, kepada wartawan mengatakan keberhasilan Pricilia yang mampu menjual tiga produk Trujiva dalam sehari patut diapresiasi.

Menurutnya, capaian Pricilia seharusnya menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa Unika lainnya untuk mengikuti langkah serupa.

“Ini luar biasa karena baru kemarin Pricilia mendaftar menjadi peserta yang akan mengikuti program mata kuliah umum marketing digital pada 11 November mendatang, namun ia telah berhasil menjual produk Trujiva hanya bermodal ilmu marketing pra-kompetisi yang didapatnya secara lisan dari staf marketing PT PAF,” ungkap Adrian.

Ia menambahkan, PT PAF berkolaborasi dengan Unika St Paulus Ruteng sebagai salah satu lembaga pendidikan Katolik terbesar di Flores untuk menggali serta memupuk jiwa entrepreneur di kalangan mahasiswa sejak dini.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pemberian materi kuliah umum marketing digital yang akan dibawakan langsung oleh Direktur Utama PT PAF, Selvianus Sendo, kepada 500 peserta.

Kesempatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara PT PAF dan pihak Unika St Paulus Ruteng yang telah disepakati sebelumnya.

Mantan penyiar Radio Menara FM Denpasar, Adrian Pantur menjelaskan, untuk menjadi peserta kuliah umum dan kompetisi beasiswa Rp15 juta per orang, mahasiswa harus memiliki akun TikTok Shop dengan minimal 1.000 pengikut.

Selama masa kompetisi yang berlangsung sebulan penuh, dari 11 November hingga 11 Desember 2025, peserta diwajibkan menjual minimal 30 item produk Trujiva.

“Sebagai bonusnya, setiap produk Trujiva yang terjual melalui tautan atau keranjang kuning di TikTok Shop milik peserta, para influencer berhak atas pendapatan afiliasi berkisar antara Rp7.000 hingga Rp15.000 per item produk Trujiva,” jelas Adrian.

Ia menegaskan bahwa tiga influencer terbaik yang berhasil menjual produk terbanyak melalui TikTok Shop berhak memperoleh beasiswa Rp15 juta dan akan diangkat menjadi tenaga pemasaran PT PAF tanpa harus meninggalkan bangku kuliah.

Adrian pun mendorong seluruh mahasiswa Unika Ruteng untuk segera mendaftar dan mengikuti kompetisi tersebut, agar berpeluang menjadi bagian dari generasi muda yang kreatif dan berjiwa entrepreneur di era digital.

Penulis: Berto Davids

PT Panorama Alam Flores Unika Ruteng Unika St. Paulus Ruteng
Previous ArticleRibuan Warga Kota Kupang Antusias Ikut Jalan Sehat DPW Partai NasDem NTT
Next Article Kapolres Manggarai Tegaskan Sanksi Tegas bagi Anggota Polri yang Terlibat Konsumsi Miras

Related Posts

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026

Kapal Pesiar Mewah Bawa 1.300 Turis Singgah di Kupang, Travel Agen Siapkan Tiga Destinasi

23 Februari 2026

Kompetisi Digital Marketing PAF–Unika Ruteng Tahap I Berakhir, Pemenang Diumumkan saat Dies Natalis ke-67

20 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.