Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Sempat Beredar Pamflet Penolakan, Kades Nanga Mbaur Tegaskan KDMP Tetap Dibangun di Area Lapangan
VOX DESA

Sempat Beredar Pamflet Penolakan, Kades Nanga Mbaur Tegaskan KDMP Tetap Dibangun di Area Lapangan

By Redaksi13 November 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, Warkah Jaludin. (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Pamflet penolakan terhadap wacana pembangunan Kantor Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur sempat beredar di media sosial.

Pamflet itu bertuliskan seruan penolakan terhadap kebijakan Pemerintah Desa Nanga Mbaur yang rencana membangun Kantor Koperasi Desa Merah Putih di lapangan sepak bola.

“Tolak Pembangunan Kantor Koperasi Desa Merah Putih di Lapangan Sepak Bola. Save Koperasi Merah Putih, Save Desa Nanga Mbaur, Save Lapangan Sepak Bola. Masyarakat Desa Nanga Mbaur Menolak,” demikian bunyi tulisan yang disebar melalui pamflet itu.

Hingga kini pamflet tersebut masih beredar dan terpajang pada website pemberitaan media online.

Meski demikian, Kepala Desa Nanga Mbaur, Warkah Jaludin menegaskan bahwa KDMP tetap dibangun di area lapangan sepak bola karena status tanahnya merupakan tanah milik Pemerintah Daerah.

Selain tanah milik pemerintah daerah, rencana pembangunan KDMP juga sudah berdasarkan persetujuan dari para tokoh pemuda dan masyarakat setempat.

Semua berita acara persetujuan dari parah tokoh pemuda dan masyarakat juga sudah lengkap.

Menurutnya, pamflet penolakan yang beredar itu merupakan suara yang berasal dari kelompok kecil saja, bukan representasi suara masyarakat Nanga Mbaur secara keseluruhan.

Ia pun menduga pamflet tersebut berasal dari orang-orang yang tidak suka dengan Kepala Desa sejak terpilih.

“Tetap dibangun di area lapangan, itu tanah milik pemda, semua berita acara persetujuan sudah lengkap,” tegas Warkah.

“Pamflet penolakan itu omong kosong, itu suara masyarakat kecil saja, tidak bisa bilang itu representasi suara masyarakat Nanga Mbaur” tegasnya lagi.

Kepala Desa tiga periode ini juga meluruskan tulisan dalam pamflet tersebut.

Ia bilang pembangunan KDMP itu bukan berpusat di tengah lapangan, tetapi di area pinggir lapangan, sama sekali tidak mengganggu orang-orang yang mau berolah raga.

“Kami bangun di pinggir lapangan, ukurannya hanya 20×30, sama sekali tidak mengganggu orang yang mau berolah raga,” jelas Warkah.

Saat ini, kata dia, pembangunan KDMP sedang dalam tahap pendropingan material dan pekan depan sudah mulai dibangun.

“Sekarang lagi droping material batu pasir. Minggu depan mulai pelan-pelan bangun,” tutupnya.

Penulis: Berto Davids

Desa Nanga Mbaur Kabupaten Manggarai Timur Kecamatan Sambi Rampas Manggarai Timur Matim
Previous ArticleAntara TKA dan Nostalgia
Next Article Perdosni Pusat dan Denpasar Peringati Hari Stroke Sedunia 2025 di Kupang

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.