Ruteng, VoxNTT.com – Progres pekerjaan jalan yang bersumber dari dana Instruksi Presiden (Inpres) tahun 2025 di Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kini telah mencapai 29 persen.
Hal tersebut disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Satuan Kerja (Satker) Jalan Nasional Wilayah Manggarai, Nurindah, saat memantau langsung pekerjaan di ruas tersebut pada Rabu, 26 November 2025.
Meski sudah mencapai 29 persen, menurut Nurindah progres itu masih belum maksimal. Karena itu, ia meminta pelaksana di lapangan dan konsultan perencana untuk bekerja lebih maksimal.
Nurindah juga meminta pelaksana di lapangan untuk segera menambah tenaga kerja dan alat yang diperlukan agar target pekerjaan bisa sesuai jadwal yang telah direncanakan.
“Progresnya nanti tetap on schedule tidak negatif, dia tidak minus dari rencana yang sudah ditetapkan,” katanya.
Selain itu, Nurindah meminta pelaksana agar meningkatkan pengawasan terhadap para pekerja. Hal ini dianggap penting agar progres pekerjaan setiap hari dapat terus ditingkatkan.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga akses masyarakat tidak terhambat.
“Karena itu yang sangat diharapkan oleh masyarakat, karena itu salah satu jalur utama masyarakat setempat untuk ke Kota Ruteng,” ujarnya.
Nurindah juga optimistis pekerjaan jalan tersebut dapat diselesaikan sesuai target yang telah ditentukan, yakni pada 31 Desember 2025.
Diketahui, pekerjaan jalan Simpang Wae Rebo hingga Batas Kabupaten dikerjakan oleh PT Wijaya Graha Prima dengan tenggang waktu 84 hari kerja atau hingga akhir Desember 2025. Total anggaran proyek tersebut mencapai lebih dari Rp16 miliar.
Kontributor: Isno Baco

