Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Gubernur NTT Akan Surati Kementerian terkait Kelangkaan BBM
Regional NTT

Gubernur NTT Akan Surati Kementerian terkait Kelangkaan BBM

By Redaksi27 November 20252 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur NTT, Melki Laka Lena saat diwawancarai awak media di Kupang pada Senin, 24 November 2025 (Foto: Ronis Natom/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan akan mengirim surat resmi kepada kementerian serta lembaga terkait di Jakarta untuk menindaklanjuti persoalan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), baik solar maupun minyak tanah, yang tengah dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah NTT.

Meski demikian, Gubernur Melki menegaskan, pihaknya masih akan menunggu dan mengecek data lengkap mengenai tingkat kelangkaan yang terjadi di lapangan.

“Saya masih minta data lengkapnya, saya juga mau bersurat resmi kepada Dirut Pertamina, Kepala BPH Migas dan kepada Menteri ESDM. Jadi setiap kelangkaan di daerah perlu dilihat data pastinya berapa,” kata Melki, Kamis  27 November 2025.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi awal yang diterimanya, kelangkaan tersebut diduga terjadi akibat kendala dalam proses distribusi, terutama terkait keterlambatan kapal pengangkut.

“Saya tahu dari Migas bahwa mereka bilang faktor kapal. Karena kapal terlambat datang, ada juga soal kuota,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai, kehabisan stok BBM sehingga antrean panjang tak terhindarkan dan warga terpaksa membeli BBM eceran.

Di tingkat pengecer, harga BBM melonjak tajam. Penjual di pinggir jalan menjual satu botol berukuran satu liter seharga Rp50.000, lebih dari dua kali lipat dibandingkan harga sebelumnya yang hanya Rp20.000.

“Saya beli pertalite yang dijual pakai botol air mineral ukuran satu liter itu harganya Rp50.000. Ada yang jual setengah botol Rp25.000. Padahal satu botol itu sebelumnya Rp20.000. Sadis naiknya,” kata warga Kota Ruteng, Arman, kepada VoxNtt.com, Kamis, 27 November 2025.

Menurut Arman, krisis BBM sangat meresahkan masyarakat karena aktivitas ekonomi bisa lumpuh jika kondisi ini terus berlanjut.

“Bahaya kalau ini berlarut-larut. Bisa lumpuh total ekonomi,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan seorang sopir, Wilos Yoran, yang mengaku kesulitan mendapatkan pertalite dalam beberapa hari terakhir.

Ia menyebutkan, kini bukan hanya pertalite yang langka, melainkan seluruh jenis BBM di SPBU.

“Kemarin hanya susah cari pertalite, tetapi sekarang semua jenis BBM katanya habis,” ujar Wilos saat ditemui VoxNtt.com, Kamis 27 November 2025, di Pertamina Mbaumuku yang lagi mengikuti antrean.

Ia menuturkan, kelangkaan ini sangat berdampak pada pendapatannya.

“Kami ini cari sesuap nasi dari mengendarai mobil, mengantar penumpang. Kalau tidak ada bahan bakar, kami tidak bisa jalan, pendapatan kami pasti tidak ada, sedih,” tukasnya.

Warga berharap pemerintah daerah dan Pertamina segera menangani krisis ini agar aktivitas masyarakat kembali normal.

Penulis: Ronis Natom

BBM BBM Bersubsidi Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT Melki Lakalena
Previous ArticleTim Cozy Comodo Kupang Angkat Alarm Sampah Pesisir lewat Aksi Beach Clean-Up
Next Article Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Unika Ruteng Resmi Diberhentikan

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.