Mbay, VoxNTT.com – Sebanyak 36 mahasiswa dari Institut Nasional Flores (INF) resmi diwisuda di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Nagekeo,
pada Kamis siang, 27 November 2025.
Wisuda ini menjadi momen bersejarah karena mengakhiri kekosongan penyelenggaraan wisuda Strata Satu (S1) di Kabupaten Nagekeo yang sudah berlangsung selama lima tahun.
Terakhir kali wisuda sarjana digelar di wilayah ini adalah pada Februari 2020 oleh STKIP Nusa Bunga Floresta, sebelum kampus tersebut berhenti beroperasi.
Sejak saat itu, Nagekeo tidak memiliki perguruan tinggi penyelenggara wisuda hingga hadirnya INF.
INF sendiri merupakan kampus yang memiliki tiga program studi, yakni Pertanian, Peternakan, dan Perikanan. Dengan tiga prodi tersebut, INF menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Kabupaten Nagekeo yang saat ini mencetak lulusan bergelar Sarjana Strata 1 (S1).
Kampus ini resmi beroperasi pada 8 Desember 2020 dan kini tengah diproyeksikan menjadi institusi pendidikan tinggi besar di wilayah Flores Tengah.
Acara wisuda turut dihadiri Bupati Nagekeo, sejumlah anggota DPRD, para orang tua mahasiswa, serta tamu undangan lainnya. Prosesi juga dimeriahkan oleh penampilan paduan suara dari SMA Katolik Baleriwu Danga.
Dalam sambutannya, Rektor Institut Nasional Flores, Yohanes Freadyanus Kasi menegaskan, bahwa meski baru berusia lima tahun, INF telah menunjukkan perkembangan pesat dan memperluas jejaring akademiknya.
“Kami telah bekerja sama dengan berbagai lembaga penelitian, menggelar seminar nasional hingga internasional. Tahun 2026 mendatang, INF akan melaksanakan seminar internasional di Filipina, sekaligus menggabungkannya dengan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dan perluasan kerja sama internasional,” ujar Yohanes.
Ia menambahkan, setelah wisuda perdana ini, INF akan membuka kelas khusus bagi para ASN, anggota TNI/Polri, karyawan swasta, serta masyarakat umum yang ingin melanjutkan studi ke jenjang Strata Satu.
Secara legalitas, Institut Nasional Flores berada di bawah naungan Yayasan Flores Mentari serta telah mendapatkan akreditasi dan pengakuan resmi dari LLDikti dan BAN-PT.
Penulis: Patrianus Meo Djawa

