Borong, VoxNTT.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Timur memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan dengan menggelar kegiatan sosial bertajuk Perjalanan Kasih di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Borong, Kecamatan Borong, Sabtu, 10 Januari 2026.
Kegiatan ini digelar dalam rangkaian peringatan HUT PDI Perjuangan yang mengusung tema Satyam Eva Jayate atau Kebenaran Pasti Menang.
DPC PDI Perjuangan Manggarai Timur memilih SLBN Borong sebagai lokasi kegiatan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
“Kegiatan ini merupakan wujud syukur atas perjalanan panjang partai berlambang banteng moncong putih selama 53 tahun serta komitmen nyata PDI Perjuangan untuk selalu hadir dan berpihak kepada rakyat, terutama kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, seperti anak-anak penyandang disabilitas,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Manggarai Timur, Selphyanus Tovin atau Elpy Tote yang diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Kehormatan, Vinsensius Aliman.
Vinsensius menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak SLBN Borong atas sambutan yang diberikan kepada rombongan DPC PDI Perjuangan Manggarai Timur.
Ia juga mengingatkan bahwa SLBN Borong diresmikan oleh almarhum Frans Lebu Raya, mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur sekaligus mantan Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, pada 30 Januari 2013.
Ia menegaskan komitmen partainya untuk terus melaksanakan aksi sosial kemanusiaan sebagai wujud keberpihakan kepada rakyat.
“Kami hadir untuk merasakan tawa dan tangis bersama rakyat, sebagaimana diajarkan oleh pendiri bangsa ini. PDI Perjuangan tidak pernah melupakan akarnya, yaitu perjuangan untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.
Setelah kunjungan ke SLBN Borong, pengurus DPC PDI Perjuangan Manggarai Timur melanjutkan kegiatan refleksi sejarah perjalanan partai di Kantor Sekretariat DPC.
Refleksi tersebut dimaknai sebagai pengingat pesan Bung Karno tentang JAS MERAH atau Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah, yang menjadi landasan ideologis perjuangan partai.
“DPC PDI Perjuangan Manggarai Timur berkomitmen untuk terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi rakyat, termasuk mendukung peningkatan sarana prasarana pendidikan khusus di wilayah kami demi kenyamanan dan keselamatan anak-anak penyandang disabilitas di Manggarai Timur,” tutup Vinsensius.
Sementara itu, Kepala SLBN Borong, Karel Malewi Manohas mengungkapkan sejumlah kondisi yang masih menjadi kendala di sekolah tersebut. Salah satunya adalah belum tersedianya pagar keliling sekolah.
“Lokasi sekolah yang berada di jalur umum menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan siswa, terutama mengingat mereka berasal dari ragam disabilitas dan berpotensi bergerak bebas keluar masuk tanpa pengawasan yang memadai,” ungkapnya.
Penulis: Isno Baco

