Ruteng, VoxNTT.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), selama sepekan terakhir memicu sejumlah bencana longsor. Salah satunya terjadi di Desa Golo Woi, Kecamatan Cibal Barat, tepatnya di jalur penghubung Golo Woi–Meda.
Ambruknya deker sebelum memasuki Kampung Meda membuat akses utama warga lumpuh total. Jalan tersebut merupakan satu-satunya jalur yang digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari.
“Ambruknya tadi malam, karena tadi malam itu hujan deras disini,” kata warga Kampung Meda, Jhon, saat dihubungi VoxNtt.com, Kamis, 15 Januari 2026.
Menurut Jhon, kondisi tersebut sangat menghambat aktivitas warga, terutama untuk pergi bekerja dan keperluan mendesak lainnya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Manggarai maupun dinas terkait segera turun tangan menangani kerusakan tersebut.
Harapan serupa disampaikan Kepala Desa Golo Woi, Heri Darmo. Ia mengatakan, ambruknya jalan Golowoi–Meda terjadi akibat intensitas hujan yang sangat tinggi dalam kurun waktu kurang lebih satu pekan terakhir.
Sebagai pemerintah desa, Heri mengaku sangat mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Manggarai, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), agar akses jalan tersebut segera diperbaiki sehingga aktivitas warga dapat kembali normal.
“Hari ini juga saya menyambangi Dinas PUPR Manggarai untuk mengkoordinasikan langsung terkait dengan ambruk nya deker di Wae Mulu jalur Golowoi-Meda,” kata Heri Darmo.
Sementara itu, Camat Cibal Barat, Jhon Regon, membenarkan bahwa jalur Golowoi–Meda saat ini tidak bisa dilalui kendaraan.
“Saya barusan telepon perangkat desa Golowoi, jalur Golowoi-Meda lumpuh total, hanya bisa dilewati pejalan kaki.”
Ia mengatakan telah memerintahkan perangkat desa untuk meninjau langsung kondisi di lapangan serta mengupayakan langkah penanganan darurat secara swadaya bersama masyarakat.
“Saya sudah perintahkan mereka untuk melihat situasi lapangan, melihat kemungkinan untuk penanganan darurat secara swadaya bersama masyarakat agar aktivitas kembali,” ujar Jhon.
Penulis: Isno Baco

