Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Kampung Munta Bangun Tembok Penahan Rumah Janda Lansia Secara Swadaya
Regional NTT

Warga Kampung Munta Bangun Tembok Penahan Rumah Janda Lansia Secara Swadaya

By Redaksi7 Februari 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga Kampung Munta, Desa Bangka Ara, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, bergotong royong membangun tembok penahan tanah untuk melindungi rumah milik Regina Uner, 62 tahun (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Sejak 28 Januari 2026, warga Kampung Munta, Desa Bangka Ara, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, bergotong royong membangun tembok penahan tanah untuk melindungi rumah milik Regina Uner, 62 tahun.

Pembangunan dilakukan di atas lahan miring yang rawan longsor dan mengancam keselamatan rumah sederhana milik janda lansia tersebut.

Regina Uner selama ini tinggal bersama adiknya yang juga berstatus janda dan tidak memiliki anak.

Kondisi rumah mereka dinilai rentan, terutama setelah tanah di sekelilingnya mulai menunjukkan tanda-tanda membahayakan.

Warga setempat kemudian berinisiatif melakukan kerja bakti secara swadaya tanpa menunggu bantuan pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kecamatan Cibal Barat, Bripka Agustinus Yatarten, turut hadir dan terlibat langsung dalam proses pembangunan.

Ia tidak hanya melakukan pendampingan, tetapi juga mengoordinasikan warga selama kerja bakti berlangsung.

“Saya kumpul dan ajak warga kerja bakti. Kita gali, ratakan tanah, lalu bangun tembok penahan supaya rumah ini lebih aman,” kata Agustinus kepada VoxNtt.com pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Agustinus menyebutkan, pembangunan tembok penahan dilakukan sepenuhnya secara swadaya tanpa menggunakan anggaran pemerintah.

Dana yang digunakan berasal dari kontribusi pribadi serta dukungan jejaring sosial.

“Dananya pembuatan tembok penahan saya dapat dari kumpulan teman dan kenalan,” ujar Agustinus.

“Uang yang terkumpul dari teman dan warga sebesar Rp5.550.000.”

Menurut Agustinus, dana tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan selama proses kerja bakti, terutama konsumsi bagi para pekerja.

“Uang itu digunakan untuk biaya makan dan minum tukang. Warga yang datang kerja bawa beras masing-masing. Lauknya saya beli, dan sayurnya disiapkan oleh ibu-ibu kelompok,” jelasnya.

Pembangunan tembok penahan hingga kini masih berlangsung secara bertahap.

Dalam proses tersebut, seorang anak perempuan Regina yang telah berkeluarga dan berasal dari Selayar turut diajak tinggal sementara untuk membantu kebutuhan dapur para pekerja.

“Sekarang ada anak perempuan yang sudah bersuami orang Selayar. Kita ajak tinggal sama dan bantu masak untuk tukang saat kerja,” kata Agustinus.

Ia juga menyampaikan harapan agar setelah pembangunan selesai, keluarga Regina dapat memperoleh pendampingan yang lebih berkelanjutan.

“Harapan saya, kalau rumah ini sudah jadi, anaknya bisa tinggal dan menjaga kedua nenek ini,” tambahnya.

Jika masih terdapat sisa dana, Agustinus menyebut akan memprioritaskan pembangunan fasilitas sanitasi bagi Regina.

“Kalau masih ada sisa uang, rencananya akan kami gunakan untuk pembuatan WC bersih untuk nenek Regina Uner,” ujarnya.

Agustinus juga membuka ruang partisipasi masyarakat luas untuk mendukung kelanjutan pembangunan.

“Dan kami berharap ada uluran tangan kasih dari saudara semua, sehingga bisa membantu kami memperlancar semua proses pembangunan ke depannya,” katanya.

Kontributor: Leo Jehatu

Desa Bangka Ara Kabupaten Manggarai Kampung Munta Kecamatan Cibal Barat Polres Manggarai
Previous ArticlePolres Manggarai Siap Proses Dugaan Pemalsuan Dokumen PPPK Paruh Waktu Bila Ada yang Melaporkan
Next Article Gubernur NTT Dorong Proses Hukum Pihak yang Mempermainkan Data Kemiskinan

Related Posts

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026

Edi Hardum Sebut Laporan Hery Nabit ke Polisi Aneh dan Memalukan

2 Juni 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.