Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»BPBD Manggarai Koordinasi dengan Dinsos soal Penanganan Banjir di Desa Manong
Regional NTT

BPBD Manggarai Koordinasi dengan Dinsos soal Penanganan Banjir di Desa Manong

By Redaksi13 April 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Banjir yang melanda Desa Manong, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai (Foto: Facebook Lawa Manggarai)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menangani dampak banjir di Desa Manong, Kecamatan Rahong Utara.

“Kami koordinasikan dengan Dinas Sosial dan Dinas PUPR untuk penanganan nya,” kata Kepala BPBD Kabupaten Manggarai, Stefanus Tawar, kepada VoxNtt.com, Senin, 13 April 2026.

Banjir dipicu curah hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah titik terdampak, dengan Desa Manong menjadi salah satu wilayah yang mengalami kerusakan paling parah.

Banjir bandang pertama terjadi pada Senin, 6 April 2026 di Kampung Garang. Peristiwa itu menyebabkan kerugian material setelah bahan pangan dan hasil panen warga tersapu arus.

Warga setempat, Romeon Barus, mengatakan banjir pertama merusak berbagai kebutuhan rumah tangga. “Perkakas dapur, beras, serta kacang-kacangan yang baru dipanen ikut disapu banjir,” ujarnya, Sabtu, 11 Maret 2026 malam.

Ia juga menyebut lima karung beras dan kacang merah milik warga atas nama Sius Lawur turut hanyut terbawa arus.

Banjir bandang kembali terjadi pada Sabtu, 11 April 2026. Intensitasnya lebih parah karena air bercampur lumpur dan material masuk hingga ke dalam rumah warga.

“Hari ini air banjir bandang bersama tumpukan material masuk sampai ke dalam rumah warga,” kata Barus.

Penulis: Isno Baco

BPBD Manggarai Desa Manong Dinsos Manggarai Kecamatan Rahong Utara
Previous Article28 KK Terdampak Banjir di Desa Manong, Kerugian Capai Rp89,5 Juta
Next Article Senja di Atas Batu Sisa

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.