Borong, VoxNTT.com – Kegiatan Expo Pendidikan V di Kabupaten Manggarai Timur Tahun 2026 resmi dibuka Bupati, Agas Andreas di Lapangan Fernandes Borong, Selasa, 28 April 2026. Kegiatan ini diikuti ratusan pelajar lintas jenjang pendidikan dan pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) lokal.
Bupati Agas Andreas dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun kemandirian ekonomi daerah sekaligus kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, pendidikan yang baik bukan hanya menghasilkan manusia yang cerdas, tetapi juga manusia yang mandiri secara ekonomi, mampu menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi nyata pada kemajuan daerahnya.
“Dengan menghadirkan pelaku UMKM lokal di tengah Expo Pendidikan, kita mengirimkan pesan kuat kepada para pelajar bahwa di tanah Manggarai Timur terdapat peluang nyata untuk bertumbuh dan berkembang,” ujarnya.
Bupati Agas juga mengajak masyarakat untuk mendukung produk lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.
“Setiap rupiah yang dibelanjakan di booth UMKM adalah investasi nyata untuk pertumbuhan ekonomi lokal Manggarai Timur,” katanya.
Kepada para pelajar, Bupati dua periode ini berpesan agar berani tampil dan menunjukkan jati diri.
Hari ini, kata dia, semua panggung yang ada dalam kegiatan expo menjadi milik anak-anak yang terlibat.
Karena tampilkan yang terbaik, tunjukkan bahwa putra-putri Manggarai Timur adalah generasi yang berkarakter, berbudaya, dan siap bersaing di pentas nasional maupun global.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Marselinus Enggu menambahkan, Expo Pendidikan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi instrumen strategis dalam penguatan literasi, pelestarian budaya, dan pembentukan karakter peserta didik.
Tahun ini, kata dia, Expo pendidikan diikuti ratusan pelajar, terdiri dari 247 peserta TK/PAUD, 331 siswa SD, dan 148 siswa SMP.
“Kegiatan ini juga memiliki dasar hukum yang jelas, yakni mengacu pada Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional serta Peraturan Bupati Manggarai Timur Nomor 74 Tahun 2025,” jelas Marselinus
Expo Pendidikan V ini mengusung tema “Pendidikan Kuat, Budaya Terjaga: Wujudkan Generasi Matim Unggul dan Berkarakter”.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi pelajar untuk menampilkan kreativitas, memperkuat identitas budaya, serta menumbuhkan rasa percaya diri.
Penulis: Berto Davids

