Ruteng, VoxNTT.com – Seorang anak dari Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Mariani Cesilia Ane, menyurati Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan keluhan terkait belum berfungsinya proyek air minum di desanya.
Dalam surat yang ditujukan kepada Presiden, Mariani menyebut hingga kini proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) air minum di Desa Paralando belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Air yang kami harapkan belum benar-benar mengalir ke rumah-rumah kami,” tulisnya.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga, khususnya anak-anak. Mariani mengungkapkan, anak-anak di desanya harus berjalan jauh untuk mengambil air, bahkan sebelum berangkat ke sekolah. Situasi itu membuat mereka kerap kelelahan dan datang terlambat ke sekolah.
“Hari ini, saat banyak anak di Indonesia merayakan Hari Pendidikan dengan penuh semangat, kami di desa kecil kami justru masih berjuang dengan sesuatu yang sangat mendasar: air bersih,” tulis Mariani.
Ia menilai, keterbatasan akses air bersih menjadi hambatan dalam memperoleh pendidikan yang layak. “Kami percaya bahwa pendidikan adalah jalan untuk masa depan yang lebih baik. Tapi bagaimana kami bisa belajar dengan baik jika kebutuhan dasar kami belum terpenuhi?” lanjutnya.
Melalui surat tersebut, Mariani mewakili anak-anak Desa Paralando meminta perhatian pemerintah agar proyek air minum di wilayahnya dapat diselesaikan sesuai tujuan. Ia juga menyampaikan harapan agar anak-anak desa dapat belajar dengan kondisi yang lebih layak.
“Kami ingin sekolah dengan semangat, bukan dengan kelelahan. Kami ingin belajar dengan fokus, bukan dengan kekhawatiran akan air,” tulisnya.
Surat itu ditutup dengan harapan agar suara anak-anak desa dapat didengar pemerintah pusat. “Anak desa juga berhak atas masa depan yang layak,” tulis Mariani.
Berikut isi suratnya:
Kepada Yth.
Bapak Prabowo Subianto
Presiden Republik Indonesia
di Tempat
Salam hormat,
Perkenalkan, nama saya Mariani Cesilia Ane, seorang anak dari Desa Paralando, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Bapak Presiden yang saya hormati,
Hari ini, saat banyak anak di Indonesia merayakan Hari Pendidikan dengan penuh semangat, kami di desa kecil kami justru masih berjuang dengan sesuatu yang sangat mendasar: air bersih.
Di desa kami, ada proyek DAK air minum yang seharusnya membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih. Namun sampai hari ini, proyek tersebut belum memberikan manfaat yang nyata bagi kami. Air yang kami harapkan belum benar-benar mengalir ke rumah-rumah kami.
Akibatnya, kami sebagai anak-anak harus menghadapi kesulitan setiap hari. Kami harus berjalan jauh untuk mengambil air, terkadang sebelum berangkat sekolah. Tidak jarang kami datang ke sekolah dalam keadaan lelah, bahkan terlambat, karena harus membantu keluarga memenuhi kebutuhan air.
Bapak Presiden,
Kami percaya bahwa pendidikan adalah jalan untuk masa depan yang lebih baik. Tapi bagaimana kami bisa belajar dengan baik jika kebutuhan dasar kami belum terpenuhi?
Kami tidak meminta hal yang berlebihan. Kami hanya ingin:
– Air bersih yang layak untuk kami gunakan setiap hari
– Lingkungan yang mendukung kami untuk belajar dengan tenang
– Perhatian dari pemerintah agar proyek yang ada benar-benar berjalan dan bermanfaat
Melalui surat ini, saya mewakili suara anak-anak Desa Paralando memohon kepada Bapak Presiden agar dapat memperhatikan kondisi kami dan membantu memastikan bahwa proyek air minum di desa kami dapat diselesaikan dengan baik dan sesuai tujuan.
Kami ingin sekolah dengan semangat, bukan dengan kelelahan.
Kami ingin belajar dengan fokus, bukan dengan kekhawatiran akan air.
Semoga suara kecil kami ini bisa sampai kepada Bapak Presiden.
Terima kasih atas perhatian Bapak.
Hormat kami,
Mariani Cesilia Ane
Anak Desa Paralando
Kecamatan Reok Barat
Kabupaten Manggarai, NTT
“Anak desa juga berhak atas masa depan yang layak.”

