Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Lima Butir Komitmen Rakyat NTT, Salah Satunya Dukung Bubar FPI dan HTI
HEADLINE

Lima Butir Komitmen Rakyat NTT, Salah Satunya Dukung Bubar FPI dan HTI

By Redaksi1 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

​Ende, Vox NTT-Para tokoh masyarakat dan tokoh agama membacakan sikap dan komitmen Pemerintah dan masyarakat NTT usai upacara hari lahir Pancasila di Lapangan Pancasila Ende NTT, Kamis (1/6/2017).

Ada lima butir komitmen yang dibacakan di hadapan Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dan Anggota DPR RI asal NTT.

Setelah membaca, surat komitmen tersebut diserahkan kepada Menteri PDT.

Berikut kutipannya:

Komitmen dan Sikap Bersama Pemerintah dan Masyarakat Nusa Tenggara Timur

Mencermati perkembangan situasi dan kondisi nasional akhir-akhir ini yang berpotensi mengancam keutuhan NKRI dan dapat mengganggu sendi-sendi kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa, maka tanggal 1Juni 2017 dalam momentum peringatan hari lahirnya Pancasila di Ende Kabupaten Ende, Pemerintah dan Masyarakat Nusa Tenggara Timur menyatakan komitmen dan sikap bersama sebagai berikut :

1. Setia kepada Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

2. Mendukung pemerintah pusat membubarkan dan melarang organisasi-organisasi kemasyarakatan yang berideologi lain dan akan mengganti ideologi Pancasila seperti HTI, FPI dan Ormas radikal lainnya.

3. Mendukung aparat TNI/POLRI untuk bertindak tegas terhadap paham, gerakan dan ormas radikal yang masuk ke NTT sebagai wujud kehadiran negara dalam menjaga dan menjamin keamanan serta ketentraman masyarakat.

4. Mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan radikalisme dan terorisme sebagai musuh bersama dengan terus menerus membangun dialog yang jujur dan konstruktif antar seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

5. Mendorong pemerintah pusat agar mengaktifkan lembaga pemantapan ideologi Pancasila dalam kurikulum pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Demikian komitmen dan sikap bersama pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur ini disampaikan sebagai wujud tanggungjawab dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.***(Ian Bala/VoN).

Ende
Previous ArticleAksi Peringatan Hari Lahir Pancasila di Nagekeo, Kader GmnI Dikatai Anjing
Next Article Baru Satu Tahun Jalan Lapen Jengok-Golo Nderu Mulai Rusak

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.