Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Uskup Turang: Jadilah Diakon yang Peka Atas Persoalan Umat
Regional NTT

Uskup Turang: Jadilah Diakon yang Peka Atas Persoalan Umat

By Redaksi1 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, Vox NTT-Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang menabiskan 23 diakon di Gereja Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui, Kupang, Rabu (31/5/2017).

Acara pentabisan ke 23 diakon tersebut dipimpin langsung oleh Uskup Turang dan didampingi empat orang pastor konselebran masing-masing Rm. Herman Punda Panda Pr, Rm. Teodorus Silab Pr,  Rm. Hieronimus Pakaenoni Pr,  Pater Vian CMF. 

“Jadilah diakon yang mau mengabdi, berkorban dan melayani serta bergegas dalam menyikapi pelbagai persoalan yang terjadi,”ungkap uskup Turang.

Dalam khotbahnya Bapa Uskup menasehati para diakon untuk mengikuti teladan dari bunda Maria yang selalu bergegas dalam menyikapi pelbagai persoalan yang dihadapi umat.

Para diakon baru juga diharapkan untuk selalu mewartakan cinta kasih Allah sehingga mereka tidak menjadi diakon yang asing terhadap gereja, diri sendiri, dan bagi umat yang dilayani.

Pada acara pentabisan itu hadir pula Gubernur NTT yang diwakili Kepala Biro Kesra NTT, Barto Badari.

Barto saat membacakan sambutan Gubernur NTT mengatakan peristiwa yang terjadi hari ini merupakan sebuah peristiwa menggembirakan dimana 23 orang muda gereja menyatakan sikap untuk memilih jalan hidup sebagai klerus.

“Kami berharap ke 23 orang diakon yang baru dithabiskan harus bekerja secara baik dalam melayani. 23 orang muda ini telah berani menyatakan sikap mereka untuk menjadi pelayan bagi umatnya di gereja,”imbuhnya.

Sementara Ketua Panitia, Rm. Faris Paut, kepada Vox NTT usai acara penthabisan tersebut mengatakan, ke 23 diakon tersebut masing-masing 11 orang dari Keuskupan Agung Kupang, 5 orang dari Keuskupan Agung Atambua, 4 orang dari Keuskupan Wetabula Sumba dan 3 orang dari Conggregasi Claretian (CMF). (Mou/VoN).

Previous ArticleJatah Raskin di Satar Peot Diduga Dipotong 5 Kg Tiap Penerima
Next Article Bupati Nagekeo Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Gotong Royong

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.