Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kades Waling Minta Kasus Raskinnya Diselesaikan Secara Kekeluargaan
NTT NEWS

Kades Waling Minta Kasus Raskinnya Diselesaikan Secara Kekeluargaan

By Redaksi10 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Kades (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Kepala Desa (Kades) Waling, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Feliks Gat berharap agar kasus raskin yang membelitnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Harapan tersebut disampaikannya atas pertimbangan bahwa yang membawa kasus itu ke proses hukum adalah warga desanya sendiri. Sebab jika proses hukum berjalan, mau tak mau ia terpaksa saling berhadapan dengan warganya dengan pendirian yang berbeda.

“Karena terus terang, saya kasihan saksi pelapor itu tinggal di kebun saya punya warga yang notabene bagaimana ya? Saya juga merasa iba dengan mereka. Sampai kemarin ada yang mengaku keliru dan saya terima sebagai bapa. Hal ini kan yang lumrah dalam hidup bermasyarakat. Kalau seorang anak memfitnah bapa, sebaliknya bapa memfitnah anak itu hal yang lumrah,”katanya kepada  wartawan,  31 Mei lalu.

Ia mengaku bahwa dirinya sama sekali tak berurusan dengan beras miskin (Raskin). Raskin di Desa Waling diurus oleh sebuah Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk  dengan Surat Keputusan (SK) Kepala Desa. Hal itu ia lakukan sejak dirinya mulai menjabat Kades Waling tahun 2011 lalu.

Baca Juga: Janjikan Rumah Bantuan, Kades Waling Pungut Uang Warga

“Satgas itu bertugas untuk mengumpulkan atau memungut uang dari pemilik beras atau RTSPM. Setelah mereka pungut mereka stor ke saya dan saya hanya antar ke Dolog. Nanti kalau berasnya tiba di desa yang distribusi beras itu Satgas itu sendiri, bukan saya. Saya tidak terlibat ,” jelasnya.

Selain itu, Kades Gat juga mengatakan dirinya sama sekali tak pernah memotong jatah Raskin Rumah Tangga Miskin Penerima Manfaat (RTSPM) sebagaimana dituduhkan sekelompok warganya.

Baca: Kades Waling Manggarai Timur Dinilai Berbohong

Tak berhenti di situ, Kades Gat juga membantah tuduhan bahwa dirinya melakukan penggelembungan (mark up) harga tebus Raskin.

“Tanya mereka apa mereka punya uang itu stor ke saya atau ke mana? Itu tadi saya jelaskan saya punya Satgas. Bukti yang Satgas kasih ke saya ya 1600 dan memang harganya 1600,” imbuhnya. (Ferdiano Sutarto Parman/VoN)

 

Previous ArticleBupati Nagekeo Bantah Setujui Rakor Tutup Tanam di Mbay
Next Article Puisi-Puisi Edy Soge (Catatan oleh Redaksi)

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.