Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemkab Matim Alokasi Rp 1 Miliar untuk TdF, Warga Pertanyakan Nilai Ekonominya
Regional NTT

Pemkab Matim Alokasi Rp 1 Miliar untuk TdF, Warga Pertanyakan Nilai Ekonominya

By Redaksi13 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
TdF 2017
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT– Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Pemkab Matim) mengalokasikan Rp 1 Miliar untuk kegiatan Tour de Flores (TdF) Juli mendatang menuai sorotan warga.

Leonardus Madu, tokoh muda yang tinggal di Borong, ibu kota Matim kepada VoxNtt.com, Selasa (13/6/2017) mengatakan, uang sebesar satu miliar untuk TdF bukanlah sedikit.

“Yang menjadi persoalan, apakah TdF itu memiliki nilai positif terhadap perekonomian masyarakat Manggarai Timur,” tanya Leo.

Baca: Satu Miliar untuk TdF, Namun Ruas Menuju Cepi Watu Belum Diperbaiki

Menurut dia, Pemkab Matim mestinya lebih bijak dalam mengalokasikan anggaran yang dapat menguntungkan masyarakat. Itu terutama bisa menuju perbaikan ekonomi warga.

“Jangan sampai bahwa uang sebesar itu  hanya dapat menguntungkan sepihak, dan mengabaikan kepentingan masyarakat  yang mestinya menjadi prioritas utama anggaran pemerintah,” ujar Leo.

Baca: Dukung TdF, Pemkab Matim Kucurkan Dana Rp 1 Miliar

Pemkab Matim lanjut Leo, mestinya lebih jeli melihat persoalan ekonomi masyarakat. Masih banyak masyarakat ekonomi lemah yang hingga kini membutuhkan perhatian Pemkab Matim.

“Kenyataan yang ada di masyarakat bahwa masih banyak pembangunan infrastruktur, air minum bersih,  bangunan sekolah layak, kesehatan gratis dan lainnya. Kenapa mesti pemerintah hanya menghamburkan uang yang tidak memiliki nilai positif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.

Hal senada disampaikan, Rosis Adir tokoh muda asal Elar.  Kepada VoxNtt.com di Borong, Selasa, Rosis mengatakan masih banyak daerah yang saat ini belum mendapatkan akses jalan yang baik.

Baca: DPRD NTT Sebut Kegiatan Tour de Flores Korbankan Rakyat

Selain itu, masalah lain yakni masyarakat masih membutuhkan pendidikan yang berkualitas dan kesehatan yang baik.

Pemkab Matim, tegas Rosis, malah sebaliknya menghambur-hamburkan uang untuk kegiatan euforia seperti TdF.

“Sektor pariwisata saja di Matim itu belum dikelola dengan baik. Bagaimana bisa turis bisa berminat untuk berwisata ke Matim,” ujarnya. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleMenang Praperadilan, Kejari Ngada Segera Tahan Tersangka Kasus Malasera
Next Article Ibrahim Medah Sebut Dirinya Paling Layak Pimpin NTT

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.