Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Menderita Gagal Ginjal di Surabaya, Pemuda Asal Ende Terkendala Dana untuk Berobat
HEADLINE

Menderita Gagal Ginjal di Surabaya, Pemuda Asal Ende Terkendala Dana untuk Berobat

By Redaksi15 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rovinus Gesi (27)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT– Rovinus Gesi (27), pemuda asal Ende yang menderita gagal ginjal di Surabaya terkendala dana. Pun upaya pemulangan dirinya tak dapat dilakukan karena alasan yang sama.

Rovinus berasal dari Kampung Gagaria, Kecamatan Wolowaru, Ende. Namun, kedua orang tuanya sudah meninggal dunia.

Ia baru saja menyelesaikan pendidikan S1 pada Fakultas Pertanian Universitas Tribuana Tunggadewi Malang. Sayangnya, sejak 3 bulan belakangan Rovinus menderita gagal ginjal sehingga ia ke Surabaya untuk berobat. Rovinus dirawat di RS. dr. Soetomo Surabaya selama 3 minggu.

“Karena kesulitan biaya Rovinus tidak bisa melanjutkan pengobatan dan keluar pada Kamis (8/6/2017),” terang seorang temannya, Djanuar, mahasiswa Universitas Widya Mandala Surabaya yang menghubungi VoxNtt.com, Rabu (14/6/2017).

Menurut Djanuar, selama di rumah sakit ia hanya dijaga oleh teman-temannya. Tidak ada keluarga yang datang menemani. Karena terkendala biaya ia kemudian keluar dari RS dr.Soetomo.

Menurut Djanuar yang berasal dari Maumere tersebut, mereka sudah mengupayakan agar Rovinus tetap bisa menjalankan cuci darah dengan menggunakan layanan BPJS.

Sayangnya, pengurusan BPJS terkendala status kependudukan Rovinus yang beralamat di Kalimantan. Hal ini menyulitkan mereka mengurus rujukan dari puskesmas ke rumah sakit.

Oleh karena itu, saat ini Rovinus dirawat di kos-kosan milik Djanuar dan kawan-kawannya. Mereka hendak memulangkannya ke Maumere ke kerabat Rovinus yang berdomisili di Magepanda.

“Sampai saat ini kami baru berhasil kumpulkan Rp 1, 5 juta dari sumbangan teman-teman,” terang Djanuar.

Oleh karenanya, mereka mengharapkan bantuan dari siapa saja yang mengenal Rovinus. Bagi keluarga yang mengenal Rovinus diharapkan untuk menghubungi nomor hand phone 0823 3871 5217 atas nama Joseph Lidi. (Are De Peskim/VoN)

Ende Sikka
Previous ArticleKantor Dispendukcapil Manggarai Terbakar, Pelayanan Lumpuh Total
Next Article Agar Bekerja Maksimal, Pemkab Matim Diminta Latih Kompetensi BPD

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.