Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Dua Tahun Tak Dirawat, Kolam Pemandian Benkoko TTU Dipenuhi Rumput Liar
Ekbis

Dua Tahun Tak Dirawat, Kolam Pemandian Benkoko TTU Dipenuhi Rumput Liar

By Redaksi18 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lokasi obyek wisata Kolam Pemandian Benkoko, Kecamatan Insana, Kabupaten TTU tampak dipenuhi rumput liar
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Obyek wisata Kolam Pemandian Benkoko di Kabupaten Timor Tengah Utara hingga kini dipenuhi rumput liar.

Pasalnya, tempat wisata yang berlokasi di Desa Oenbit, Kecamatan Insana itu sudah dua tahun terakhir tidak dirawat oleh pemerintah setempat.

Pantauan VoxNtt.com saat mengunjungi Kolam Pemandian Benkoko, Minggu (18/6/2017), dalam kolam yang sebelumnya berwarna bening kini berwarna hijau dipenuhi lumut tebal.

Obyek wisata yang berjarak kurang lebih 48 Km dari kota Kefamenanu itu dikelilingi semak belukar dan rumput liar lainnya bertumbuh subur.

Lokasi obyek wisata Kolam Pemandian Benkoko, Kecamatan Insana, Kabupaten TTU tampak dipenuhi rumput liar

Parahnya lagi, pada tembok-tembok gedung yang berada di sekitar lokasi tersebut dipenuhi tulisan-tulisan berbau mesum.

Kuat dugaan bangunan itu  sudah beralih fungsi menjadi kandang kambing.

Hal tersebut ditandai banyaknya kotoran kambing pada lantai bangunan yang masih bertebaran.

Bas, salah seorang warga yang kebetulan melintasi Kolam Pemandian Benkoko mengtakan, obyek wisata itu dibangun pada masa pemerintahan bupati Anton Amaunut.

Sejak 2 tahun lalu kata dia, petugas yang menjaga  dan memelihara tempat itu sudah dipindah-tugaskan.

“Dulu setiap hari Minggu dan hari libur biasanya ramai, tapi setelah pak Ose pindah dan tidak ada yang ganti, makanya kolam tidak ada yang perhatikan lagi. Makanya tidak ada orang yang datang lagi,” aku Bas.

Dia pun berharap agar Pemkab TTU kembali memperhatikan lokasi obyek wisata Kolam Pemandian Benkoko, sehingga pengunjung mau datang ke lokasi itu. (Eman Taben/VoN)

TTU
Previous ArticleRatusan Anak di Desa Aeramo Terima Komuni Pertama
Next Article Sudah Bulat Hengkang dari Madrid, Zidane Turun Tangan Bujuk Ronaldo

Related Posts

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026

Pabrik Porang Reok Beroperasi hingga Pagi, Warga Keluhkan Kebisingan Mesin

4 Mei 2026

Warga Sengari: “Kami Hanya Ingin Hirup Udara Segar, Bukan Asap dan Limbah Porang

3 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.