Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Mahasiswa Katolik Dunia Kunjungi Nagekeo, Ini Pesan Bupati Elias Djo
MAHASISWA

Mahasiswa Katolik Dunia Kunjungi Nagekeo, Ini Pesan Bupati Elias Djo

By Redaksi14 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pose bersama Bupati Nagekeo Elias Djo, Wakil Bupati Nagekeo Paul Nuwa Veto, Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI Angelo Wake Kako, serta seluruh mahasiswa katolik dari 32 Negara di dunia
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Mahasiswa dari 33 Negara di dunia yang tergabung dalam International Movement of Catholic Students (IMCS) mengunjungi Kabupaten Nagekeo, Jumat (14/7/2017).

Di hadapan para mahasiswa itu di aula Setda, Bupati Nagekeo Elias Djo meminta agar bisa menceritakan keunikan pariwisata di kabupaten yang dipimpinnya itu kepada keluarga dan negara mereka masing-masing.

Elias Djo menjelaskan di kabupaten Nagekeo ada beberapa tempat pariwisata.

Itu diantaranya Gua Jepang Woloputi di Penginanga dan di Desa Aeramo. Ada pula Pasir Putih, Kampung Adat di Tutu Bhada, serta ada beberapa tempat pariwisata lain.

Bupati Elias Djo berharap dengan kedatangan mahasiswa katolik sedunia itu bisa menjual pariwisata yang ada di Kabupaten Nagekeo.‎

“Saya minta kepada adik-adik mahasiswa dunia, agar setelah pulang dari Nagekeo, bisa menceritakan tentang pariwisata yang ada di Kabupaten Nagekeo,” pintanya.

‎Sementara Ketua Rombongan IMCS, Eduardo Karoue dari Negara Togo-Afrika menjelaskan tujuan dari kegiatan mereka adalah untuk mengujung tempat pariwisata Gua Jepang Wolo Puti di Kelurahan Lape Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo.

Selain itu untuk menjalin hubungan kerja sama antara Kabupaten Nagekeo dengan IMCS dalam bentuk mendukung pariwisata. Selanjutnya, menghubungkan kerja sama antar umat beragama dengan baik.

Eduardo sendiri mengaku senang ketika berada di Kabupaten Nagekeo karena banyak keindahan.

“Saya sangat senang sekali ketika saya masuk di Kota Mbay (Ibu kota Nagekeo). Banyak keindahan, maunya tinggal terus di Mbay,” ujarnya.

Eduardo berharap kegiatan seperti itu terus dilanjutkan ke depan.

“Kami akan lakukan kerja sama dengan Pemda Nagekeo untuk mempromosi pariwisata di Nagekeo ini agar bisa dikenal di dunia,” katanya.‎ (Arkadius Togo/VoN)

Nagekeo
Previous ArticleTdF Harus Libatkan Pelaku Pariwisata Lokal di Labuan Bajo
Next Article Warga Minta Pemkab Nagekeo Bangun Jalan Boamuzi-Riti‎

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.