Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Antologi Puisi Ansel Lawuyo
Sastra

Antologi Puisi Ansel Lawuyo

By Redaksi19 Agustus 20174 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Foto: Andreas160578)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Catatan Redaksi  Oleh Hengky Ola Sura

Nyanyian taman kanak-kanak

Satu ditambah satu sama dengan dua

Dua ditambah satu sama dengan tiga

Tiga ditambah tiga sama dengan enam

Enam ditambah enam sama dengan rasul Yesus

Bukan

Bukan rasul Yesus

Satu pengkhianat

Tapi sebelas ditambah satu sama dengan dua belas

Dua belas itu rasul Yesus

Tidak tidak tidak

Satu pengkhianat

Biar

Biar dia pengkhianat dua belas tetap dua belas

Yang penting ini lagunya

Enam ditambah enam sama dengan dua belas

Urusan pengkhianat atau dikhianati diatur dihukum lain

Kami angka tetap dua belas

Lagu ini tetap seperti ini

Atau ada yang mau merubahnya?

Ya!

Ya kau

Satu ditambah satu sama dengan bukan dua

Satu rusuk ditambah satu rusuk sama dengan satu rusuk

Karena mereka bukan lagi dua melainkan satu

 

Mawar di Saku Celana

Sindi punya mawar di saku celana

Mawar merah pemberian Tito

“ini sayang, mawar merah tanda cintaku yang berdarah.”

Terima kasih sayang aku akan jaga mawar ini seperti aku mencintai mataku

Lalu Sindi menanam mawar di saku celananya

Malam berganti pagi

Mawar butuh air dan sinar di saku celananya

Malam berganti pagi

Siang menunggu petang

Mawar butuh air dan sinar

“sayang kapan kita ketemu lagi?

Mawar kita hampir layu

Sayang tunggu aku pasti datang

Kalau aku belum datang yakinlah bahwa cinta kita tetap wangi

Bintan dan bulan berganti

Tio tak kunjung datang

Sindi membuka tubuh

Meletakan mawar di atas dada

Akar-akar mawar mencari air

Menusuk masuk sampai ke pori sampai tembus dalam sum-sum rusuk

Semakin hari

Mawar semakin tinggi

Tubuh semakin rendah

Mawar menembus langit

Tubuh tertanam dalam tanah

Tio datang dan hilang Sindi

Namun mawar masih seperti dulu

Tio memetik kembang mawar dan menghamburkan di atas tubuh Sindi

“terima kasih sayang cinta kekalmu untukku

Ansel Lawuyo adalah mahasiswa STFK Ledalero. Menyukai teater dan bergiat di Kelompok Teater Tanya St. Petrus Ritapiret Maumere. Buku puisinya yang sudah terbit adalah Kampung Matahari, Penerbit Carol Maumere. Saat ini sedang mempersiapkan terbitan buku puisinya berjudul Mantra Angka Pohon Telanjang.

Betapa Jenaka dan Berartinya Puisi: Catatan Redaksi

Dua puisi dari Ansel Lawuyo kali ini membawa semua yang menikmati puisi untuk tertawa. Senyam-senyum dengan segala luahan yang Ansel sajikan untuk kita nikmati. Puisi Nyanyian taman kanak-kanak dan Mawar di saku celana menyajikan kisah dengan sentuhan-sentuhan  jenaka dan pada saat yang sama tersisip tema-tema serius. Kejenakaan puisi-puisi dari Ansel adalah menghadirkan tema macam kejujuran, kebeningan hati juga cinta yang sesungguhnya untuk dihidupi dengan kesungguhan.

Pada puisi Nyanyian taman kanak-kanak Ansel mengajak kita semua yang membaca puisinya untuk masuk dalam dunianya anak-anak. Nyanyian tentang penjumlahan yang dipelesetkan sampai enam tambah enam adalah sebuah gugahan yang nyentrik. Dengan mata anak-anak, Ansel mau membangkitkan kesadaran tentang kebenaran. Dengan harapan kebenaran tentang mata batin anak-anak itu pun merasuki juga semua yang menggumuli puisinya untuk paham bahwa yang namanya ketidakjujuran itu tidak baik. Dengan deret kata macam dua belas itu rasul Yesus, Ansel lewat matan batin kepenyairannya menohok kesadaran kita untuk paham bahwa yang jenaka itu tidak main-main. Yang jenaka itu juga selalu ada nilainya. Sampai dengan pelesetan soal satu tambah satu sama dengan satu Ansel mungkin saja menyentil hidup perkawinan dua insan. Laki-laki dan perempuan untuk paham bahwa makna terdalam dari jalan perkawinan adalah satu.

Selanjutnya pada puisi Mawar di saku celana. Kesan main-main tampak dalam bahasa yang dibangun apik. Kisah tentang Sindi dan Tio adalah satu refleksi dari hubungan percintaan yang manis tapi berakhir sembilu. Cinta pada galibnya juga adalah kesetiaan menanti. Meski ditengah kesetiaan menjaga mawar pemberian sang lelaki pujaan macam Tio, Sindi pada akhirnya lelah dan mati.

Kisah dari nyanyian taman kanak-kanak dan mawar di saku celana adalah kisah yang mungkin khas ada pada dunia anak-anak. Juga hanya miliknya Sindi dan Tio. Tapi kisah-kisah tersebut adalah satu-kesatuan dari refleksi kehidupan kita yang bersifat sosial. Setiap kisah dari puisi yang kesannya jenaka itu tetap menampilkan satu afirmasi bahwa setiap kita yang mendalami puisinya pekan ini untuk mengekspresikan dan merefleksikan diri secara sosial. Lagu taman kanak-kanak sampai mawar di saku celana menawarkan satu pembacaan bahwa nilai-nilai macam kebenaran, kebaikan, kejujuran sampai pada kesetiaan hidup sebagai sepasang kekasih adalah wajib hukumnya. Ya begitulah puisi kadang hadir jenaka tapi tetap menghadirkan sesuatu yang berarti.

Previous ArticleDiduga Mati Dibunuh, Jenasah Jeims Ridwan Kase Diotopsi
Next Article Proses Hukum Kasus Rastra Desa Waling Sangat Lamban

Related Posts

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Pendoa Bermata Biru

23 Februari 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.