Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Hingga Agustus 2017, Realisasi Rastra Bulog Ngada Baru Mencapai 72 Persen
Regional NTT

Hingga Agustus 2017, Realisasi Rastra Bulog Ngada Baru Mencapai 72 Persen

By Redaksi29 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Foto: Solos Pos)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Realisasi peyaluran beras sejahtera (rastra) dari Badan Urusan Logistik (Bulog)‎ Subdivre Ngada hingga akhir Agustus 2017 baru mencapai 72 persen.

Bulog mengada sendiri bertanggung jawab menyalurkan rastra di dua kabupaten, yakni Ngada dan Negekeo.

Kepala Bulog  Subdivre Ngada, Haji Abdul Karim Kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya, Selasa (29/8/2017) ‎menjelaskan, untuk kabupaten Ngada sebanyak 8.051 Keluarga Peneriman Manfaat (KPM) rastra.

Total beras keseluruhan yang disalurkan untuk satu tahun sebanyak 1.449.180‎ kg.

Saat ini kata dia, yang sudah terealisasi Kabupaten Ngada baru mencapai 63.840 kg. Sisanya masih sebanyak 686.520 kg atau 68,71 persen.

Sedangkan untuk Kabupaten Nagekeo‎ total penerima rasta 7.767 KPM.

Jumlah beras yang sudah disalurkan hingga akhir Agustus 2017 baru sebanyak 711.540 kg dari total 1.398.060 kg. Sisanya masih 686.520 kg atau 72,46 persen.

Haji Abdul Karim optimistis hingga akhir Desember 2017 penyaluran rastra bisa mencapai 100 persen.

“Kita sangat mendorong para camat atau yang menangani beras Raskin untuk segera mengambil, bahkan kita beri banyak kemudahan,” ujarnya.

Menurut dia, beras rastra disalurkan sebagai salah satu upaya untuk menekan kenaikan harga beras di pasaran. Beberapa waktu lalu harga beras di pasaran sempat melambung tinggi.

Dia menambahkan, stok rastra yang ada di gudang Bulog Ngada merupakan beras yang didatangkan dari luar NTT. (Arkadius Togo/AA/VoN)

Ngada
Previous ArticleJaksa Sosialisasi Dana Desa pada Pertengahan Tahun, Kepala Desa di Nagekeo Kesal
Next Article Kades Rura Reok Barat Ingkar Janji

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.