Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kapolres Manggarai Temui Pemilik Pasir di Bondo
NTT NEWS

Kapolres Manggarai Temui Pemilik Pasir di Bondo

By Redaksi7 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Manggarai, AKBP Marselis Sarimin Karong saat melakukan dialog dengan warga penambang pasir di Bondo (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Kapolres Manggarai, AKBP Marselin Sarimin Karong melakukan pertemuan dengan sejumlah pemilik pasir di Bondo, Desa Watu Mori-Manggarai Timur (Matim), Rabu (6/9/2017).

Pertemuan itu bertujuan untuk menjelaskan alasan pihaknya menutup sejumlah tambang galian C di desa itu.

Kesempata itu juga ia gunakan untuk mengajak warga pemilik pasir untuk bergabung dalam sebuah wadah koperasi, jika menjalankan usaha penambangan pasir.

Di depan puluhan para penambang pasir, AKBP Marselis menjelaskan, penutupan sejumlah lokasi tambang yang dilakukan pihaknya sama sekali tidak bermaksud untuk menyengsarakan masyarakat. Apalagi bermaksud untuk menghambat pembangunan.

“Saya tidak ingin kalian hidup sengsara. Saya ingin kalian hidup sejahtera dari galian pasir. Sekali lagi saya tegaskan, ini bukan untuk menyengsarakan, tetapi untuk mensejahterakan,” tegasnya.

Dikatakan Marselis, penutupan pasir semata-mata dilakukan untuk menegakkan aturan demi menyejahterakan kehidupan masyarakat pemilik tambang pasir yang selama ini tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah dan pengusaha.

“Saya ini bagian dari kalian, saya tidak ingin kalian dibodohi oleh orang lain. Saya mau kalian dihargai di mata pemerintah dan pengusaha. Kalian akan sejahtera jika semua izin diurus,” ujar mantan Kapolres Puncak Jaya-Papua itu.

Lanjut Marselis, para penambang dan pemilik tambang pasir akan dibentuk satu wadah dalam bentuk koperasi. Itu bertujuan agar harga pasir persatuan kubikasi harus sama di setiap pemilik.

“Saya amati, harga pasir per kubikasi selalu berbeda antara yang satu dan yang lain. Sehingga kalau ada wadah koperasi, kalian sepakat harga jualnya. Selain itu, penjualannya pun merata setiap harinya. Tentu semua teknis diatur jika izin sudah lengkap,” katanya.

Sementara salah satu pemilik pasir di Bondo, Antonius Jike mengaku senang dengan konsep yang ditawarkan Kapolres Manggarai.

Pasalnya, selama puluhan tahun mereka terkesan liar dalam proses penjualan pasir.

“Setelah mendengar penjelasan pa Kapolres tadi, saya bersyukur sekali. Apa yang disampaikannya, angin segar bagi kami. Selama ini harga jual kami tidak terjangkau dengan baik. Jual sesuai dengan kemauan pemilik,” ujar Antonius.

Namun, dirinya tetap merasa kecewa terhadap pihak kepolisian karena tidak memberikan sosialisasi sebelum pasir dipasang police line.

“Ada nilai plusnya bagi kami. Kalau niatnya seperti ini, Kapolres mestinya bersosialisasi terlebih dahulu kepada kami. Biar kami tidak bingung seperti ini,” kata Antonius. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleDihajar Teku, Kepala Penjaga Sekolah Bocor
Next Article Pasir Milik Kapolres Manggarai Tidak Ditutup, Ini Alasannya

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.