Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kepala Puskesmas Borong: Tak Ada Kelalaian Dari Petugas Kami
Regional NTT

Kepala Puskesmas Borong: Tak Ada Kelalaian Dari Petugas Kami

By Redaksi26 Oktober 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Tidak ada kelalaian dari petugas kami dalam mengobservasi bayi itu. Kebiruan atau cianosis pada bayi itu baru muncul pada pukul 21.05

Borong VoxNtt.com-Kepala Puskesmas Borong, Manggarai Timur, dr. Maria Yohanesta Sarnis membantah tudingan  kelalaian petugas puskesmas itu dalam prosedur penanganan bayi yang meninggal  usai dilahirkan pada 18 Oktober 2016 lalu.

 

Menurut Yohana, bayi yang lahir pada pukul 09.40 itu, menjalani partus secara normal dan dalam kondisi baik.

Selama observasi oleh bidan yang bertugas dari pagi sampai  malam, jelas Yoahana,  keadaan bayi juga masih membaik. Namun menurutnya, gejala kulit bayi yang kebiruan mulai terlihat saat overan jaga malam di puskesmas tersebut, pukul 21.05 wita.

Saat melihat gelaja itu, lanjutnya, petugas langsung menangani bayi sesuai prosedur, setelah sebelumnya diobservasi selama 30 menit.

“Kondisi bayi sudah tidak membaik lagi” ujarnya kepada VoxNtt.com, Selasa (26/10).

Yohana membantah ada kelalaian petugas karena saat setelah keadaan bayi memburuk, petugas sudah memberikan penjelasan kepada orang tua bayi agar segera dirujuk ke RSU Ruteng.

“Tidak ada kelalaian dari petugas kami dalam mengobservasi bayi itu. Kebiruan atau cianosis pada bayi itu baru muncul pada pukul 21.05”

Sebelumnya diberitakan bahwa oknum petugas di Puskemas Borong ibukota Kabupaten Manggarai Timur, diduga lalai menangani bayi yang meninggal usai dilahirikan pukul  selasa (18/10).

Kelalaian itu menurut keluarga disebabkan petugas yang menjaga saat itu terlambat mengetahui kondisi bayi yang membiru.

BACA: Bayi Meninggal Usai Dilahirkan, Keluarga: Puskesmas Borong Lalai Jalankan Tugas

Akibatnya, bayi laki-laki  seberat 3,4 kg , meninggal dunia setelah sempat dirujuk ke RSUD Ben Mboi Ruteng sekitar pukul 00:00 WITA.

“Kami keluarga duka merasa ada hal yang dilalaikan oleh oknum petugas medis di Puskesmas Borong. Seandainya dirujuk lebih awal kemungkinan bayi tidak meninggal dunia,”ujar Servantinus Mamilianus,  perwakilan  keluarga bayi yang berdomisi di Gololada, Kota Borong, Matim. (MN/Andre/VoN)

 

 

Manggarai Timur
Previous ArticleLawan Pungli, 23 Anggota Polda NTT Tertangkap Tangan
Next Article Bupati Manggarai: Mulai Pekan Depan PNS yang Berkeliaran Ditangkap

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.