Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»19 Desa dan Kelurahan di Nagekeo Dilanda Kekeringan
Regional NTT

19 Desa dan Kelurahan di Nagekeo Dilanda Kekeringan

By Redaksi26 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagekeo mencatat sedikitnya sebanyak 19 desa dan kelurahan di kabupaten itu sudah dilanda kekeringan.

Kepala BPBD Nagekeo, Bernabas Lambar kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya, Rabu, 20 September 2017 lalu mengaku akibat kekeringan di-19 desa dan kelurahan yang tersebar di lima kecamatan itu masyarakat mulai kesulitan mendapatkan air bersih.

Kesulitan itu sudah berlangsung beberapa bulan terakhir.

Dia mengatakan, untuk mengantisipasi kesulitan warga pihak BPBD Nagekeo mulai menyalurkan air bersih ke sejumlah desa yang terkena dampak kekeringan.

Bernabas membeberkan wilayah Kecamatan dan desa/kelurahan yang terkena dampak bencana kekeringan di Kabupaten Nagekeo.

Kata dia, Kecamatan Maesa meliputi; desa Nggolonio, Waekokak, Tonggurambang. Maropokot, Nangadhero, Kelurahan Towak dan Mbay ll.

Kecamatan Aesesa Selatan meliputi: desa Tengatiba, Renduwawo, Rendututubhada. Wajomara, Langedhawe, dan Rendubutowe.

Kecamatan Boawae kekeringan ada di desa Dhereisa.

Kecamaun Nangaroro kekeringan ada di desa Bidoa. Ulupuiu, Uiupuiu, dan Pagomogo.

Selanjutnya Kecamatan Wolowae kekeringan ada di desa Anakoli.

“Kita baru memberikan pendistribusian air bersih baru beberapa desa saja. Sedangkan yang lain belum. Karena kita tidak punya dana soal itu. Yang kita lakukan saat ini kita gunakan dana dari operasional kantor saja,” ujar Bernabas.

Kendati demikian, pihaknya telah berusaha mengirim proposal ke pusat.

“Saat ini kita sudah kirim proposal terkait bantuan itu. Kita tunggu saja. Kalau sudah ada pasti kita penuhi permintaan masyarakat,” ujarnya. (Arkadius Togo/AA/VoN)

Nagekeo
Previous ArticleEmpat Saksi Dugaan Pungli di SMPN Bisel Segera Diperiksa
Next Article Hadir Retret di Ngada, Begini Pesan Ketua KWI

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.