Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pemkab Matim Anggarkan Rp 70 Miliar untuk Gaji THL
NTT NEWS

Pemkab Matim Anggarkan Rp 70 Miliar untuk Gaji THL

By Redaksi20 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Matim, Boni Hasidungan Siregar (Foto: Pos Kupang)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Pemkab Matim) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 70 Miliar untuk membayar gaji sebanyak 5.609 Tenaga Harian Lepas (THL).

Para THL ini tersebar di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Matim.

Data tersebut tertuang dalam jawaban pemandangan umum DPRD Matim yang ditandatangani oleh Kepala Badan Keuangan Matim Bony Hasudungan.

Jawaban tertulis tersebut salinannya didapatkan VoxNtt.com belum lama ini.

Di situ tertera, jumlah THL paling banyak ada di Dinas Kesehatan Matim yakni sebanyak 667 orang.

Anggaran untuk pembayaran THL pun lebih banyak diserap di OPD yang kepala dinasnya Dr Philipus Mantur dipenjara lantaran terlibat kasus korupsi Alkes baru-baru ini. Total anggarannya mencapai Rp 10.148.750.000.

Kemudian, jumlah THL terbanyak kedua ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yakni sebanyak 423 orang dan honor Bosda sebanyak 2.782 orang.

Di dinas yang sedang dipimpin Frederika Soch itu anggaran untuk THL sebesar Rp 6.528.000.000 dan untuk Bosda sebanyak Rp 26.083.200.000.

Selanjutnya, di Dinas Pertanian jumlah THL sebanyak 234 orang dengan jumlah anggaran sebanyak Rp 3.511.200.000.

Di Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pengendalian Penduduk KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebanyak 153 orang. Jumlah anggarannya sebesar Rp 2.297.400.000.

Sementara untuk jumlah THL yang paling sedikit terdapat pada sejumlah OPD seperti Badan, bagian dan inspektorat, serta kecamatan. THL pada di sejumlah dinas itu berkisar empat hingga sembilan puluh delapan orang.

Melalui pesan WhatsApp-nya, Selasa (17/10/2017), Boni menjelaskan anggaran Rp 70 Miliar untuk THL itu data sebelum penetapan perubahan APBD 2017.

Dia mengatakan data jumlah THL dan anggaran setelah penetapan APBD perubahan belum ada.

“Saya belum dapat data setelah penetapan APBD perubahan. Apakah ada perubahan terutama di Dinkes,” jelas Boni dengan singkat.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleProyek Drainase di Ros-Golodukal Diduga Dikerjakan Asal Jadi
Next Article Kamar WC Kantor Bupati Ngada Tampung Barang Rongsok dan Menguning

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.