Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Menteri Perdagangan Minta Petani di Mabar Jual Bawang ke Bulog
Ekbis

Menteri Perdagangan Minta Petani di Mabar Jual Bawang ke Bulog

By Redaksi27 Oktober 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Menteri Enggartiasto saat berkunjung ke Pasar Inpres Batu Cermin Labuan Bajo,Jumat (27/10/2017)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NTT-Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Enggartiasto Lukito meminta petani Bawang di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) untuk menjual bawang ke Bulog.

Hal itu disampaikan Enggartiasto saat berkunjung ke Pasar Inpres Batu Cermin Labuan Bajo,Jumat (27/10/2017).

Disaksikan media ini, Menteri Enggartiasto didampingi sejumlah Anggota DPRD Mabar mengunjungi pasar. Tampak suasana akrab antara Menteri dan sejumlah pedagang.

BACA: Petani Bawang di Mabar Keluhkan Pasar

Dia juga mendengar langsung  keluhan dari pedagang Pasar terkait kondisi pasar Batu Cermin.

Terkait harga bawang yang turun di Mabar, dia mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bulog terkait menyerap bawang milik petani. Sehingga, para petani di wilayah Mabar dipersilakan  menjual bawang ke Bulog yang ada di Mabar.

“Jika harga bawang menurun, para petani silakan berkoordinasi dengan Bulog,” katanya.

Bulog kata dia diperkirakan membeli bawang Merah dengan harga Rp 15 Ribu per Kilo Gram. Sebelum menjual ke Bulog, para petani harus berkoordinasi terlebih dahulu.

Seperti diketahui,sejumlah Petani di Kecamatan Lembor dan Lembor Selatan mengeluh terkait harga bawang yang turun serta para petani susahnya akses ke pasar.

Dalam kunjungan ke Pasar Inpres Batu Cermin,Menteri Engartiasto berjanji akan mengoptimalkan pasar yang ada di Labuan Bajo dengan membangun pasar khusus tradisional dan Pasar Khusus pariwisata.

Kontributor: Gerasimo Satria

Editor: Irvan

Manggarai Barat
Previous ArticleMendagri Dijadwalkan Pimpin Upacara di Fulan Fehan Belu
Next Article Sumpah dan Pemuda Serakah

Related Posts

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.