Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»PMKRI Kupang Desak Kapolda NTT Copot Kapolres Manggarai
HEADLINE

PMKRI Kupang Desak Kapolda NTT Copot Kapolres Manggarai

By Redaksi11 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
PMKRI Kupang bersama Kapolda NTT beberapa waktu lalu
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang,  NTT mengecam keras aksi represif  yang dilakukan pihak keamanan polres Manggarai terhadap aktivis PMKRI  Ruteng.

Aksi yang digelar Sabtu (9/12/2017) dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Se-Dunia tersebut, berujung ricuh dengan pihak keamanan Polres Manggarai.

sejumlah polisi yang mengawal jalannya demonstrasi memukul dan menganiaya beberapa aktivis PMKRI Ruteng.

Presidium Gerakan Kemasyarakatan (Germas) PMKRI Cabang  Kupang, Oswin Goleng kepada Voxntt.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu, (12/12/2017) mengatakan, tindakan pengamanan satuan polres Manggarai tidak mencerminkan sepirit melayani, pengayoman, dan melindungi.

“Ketiga sepirit ini dikesampingkan, dan itu tergambar jelas dari tindakan pengamanan terhadap masa aksi PMKRI Ruteng, dalam peringati hari anti korupsi,” kata Goleng.

Baca: Anggota PMKRI Dianiaya, Polres Manggarai Tidak Menghormati HAM

Tindakan yang dilakukan oleh satuan polres Manggarai kata dia, sangat membabibuta bertabur arogan, dimana terjadi intimidasi dan pencekikan terhadap aktivis PMKRI Ruteng.

“Ini merupakan tindakan tidak beradap, sebab dalam protab POLRI nomor 1/X/2010, dalam penanganan masa aksi harus mengedepankan prinsip kemanusiaan,” tegas Mantan Ketua Permada Kupang ini.

Selain itu, Satuan Polres Manggarai lanjut dia, tidak memperhatikan keempat asas yang tertuang dalam Protab yakni, legalitas, nesesitas, proporsionalitas dan akuntabilitas.

Beberapa poin tuntutan PMKRI Cabang Kupang terhadap tindakan represif oleh polres Manggarai diantaranya:

  1. Mendesak Kapolda NTT untuk segera mencopot Kapolres Manggarai.
  2. Mendesak Kapolda NTT, segera perintahkan propam untuk melakukan investigasi dan memeriksa anggota-anggota yang terlibat dalam aksi represif dan ditindak lanjut sesuai aturan berlaku.
  3. Mendesak Kapolres Manggarai bertanggungjawab terhadap korban atas kesehatan dan keamanan.

Beberapa tuntutan ini menurut Goleng, karena Kapolres tidak mampu mengarahkan anak buahnya (anggota-red) dalam mengamankan masa aksi dengan baik.

Atas sikap anak buahnya itu kata Goleng,  aksi itu menjadi ricuh dan menyebabkan beberapa anggota aksi dianiaya.

Tak sampai di situ, Goleng menyampaikan, besok, Selasa (12/12/2017) PMKRI Kupang akan melakukan aksi demonstrasi ke Mapolda NTT, dalam rangka merespon tindakan pemukulan yang dilakukan anggota Polres Manggarai terhadap rekan mereka di PMKRI Ruteng.

Penulis  : Tarsi Salmon

Edeitor  : Boni Jehadin

 

 

Kota Kupang
Previous ArticleMasyarakat Nagekeo Diminta Turut Awasi Pemilu
Next Article Branding Destinasi Wisata Labuan Bajo Diluncurkan Tahun Depan

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.