Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Ray Undur Diri, Ini Respon DPP PDIP
HEADLINE

Ray Undur Diri, Ini Respon DPP PDIP

By Redaksi19 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP merespon sikap Ketua DPC PDIP Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Ray Fernandes yang menyatakan mundur dari partai berlambang banteng tersebut.

Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira menyatakan, telah meminta klarifikasi Ray soal pernyataan tersebut. Ia mengaku telah berbicara langsung dengan Ray Fernandes.

“Saya sudah bicara langsung dengan pak Ray Fernandes. Intinya saya sebagai rekan seperjuangan maupun ketua DPP minta klarifikasi bung Ray,” tulis Andreas melalui pesan WhatsApp, Selasa (19/12/2017) pukul 23.00 Wita.

Politisi asal Flores ini mengklaim, Ray Fernandes tidak memiliki niat untuk mengundurkan diri dari PDI Perjuangan. Ray hanya meminta undur dari jabatannya sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan TTU.

Atas penyataan demikian, Andreas meminta Ray tidak terbawa suasana secara emosional.

“Ia (Ray) menjawab bahwa dia tidak menyatakan keluar dari partai. Tapi dia hanya berpikir untuk mundur dari ketua DPC,” tambah Andreas.

“Saya juga sudah menyarankan bung Ray untuk memikirkan kembali keinginan untuk mengundurkan diri dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten TTU dan Ray siap melakukan itu,” tulis Andreas.

Sebelumnya, Ray Fernandes menyatakan sikap tegas untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten TTU. Selain itu, dia juga menyatakan keluar dari partai berlambang moncong putih tersebut.

Ray menyatakan sikap ini dalam konferensi pers di rumah jabatan Bupati TTU, Selasa (19/12/2017).

“Dengan berat hati saya menyatakan sikap untuk mundur dari posisi sebagai ketua DPC dan juga mundur dari PDIP karena memang saya menilai nilai dan ideologi partai tidak lagi dipertahankan,” ujar Ray kepada awak media.

Ray menyatakan sikap ini lantaran penetapan DPP PDIP terhadap calon Gubernur NTT Marianus Sae yang berasal dari non kader.

Ia mengaku dirinya tidak pernah mendapatkan penjelasan apapun terkait alasan dirinya tidak direkomendasikan untuk menjadi cagub.

 
Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleJika Tidak Memenangkan Merpati, Kader PDIP Matim Bakal Dipecat
Next Article Soal OTT, Kapolres Marselis: Silahkan Tanya ke Polda NTT

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.