Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Sebanyak 42 Kader PDIP Mengundurkan Diri
Pilkada

Sebanyak 42 Kader PDIP Mengundurkan Diri

By Redaksi22 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kader PDIP TTU saat membuka atribut baju di depan Sekretariat PDIP TTU (Foto: eman/voxntt)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Sebanyak 42 Kader PDIP yang merupakan pengurus anak cabang PDIP Kecamatan Naibenu, Kabupaten TTU mengundurkan diri dari partai berlambang moncong putih tersebut.

Sikap tegas tersebut ditandai dengan penyerahan kembali atribut partai seperti baju dan bendera yang dilakukan di sekretariat DPC PDIP TTU di Kefamenanu pada Jumat (22/12/2017).

Pantauan media ini, kedatangan para kader yang dipimpin oleh Maksimus Elu  menggunakan 2 mobil jenis pick up. Saat tiba, di kantor DPC PDIP TTU, tak satu pun pengurus DPC yang mereka temui.

Alhasil para kader yang kesal langsung membuka baju PDIP dan menaruhnya dalam kardus bekas kemudian meninggalkan kantor sekretariat yang terletak di kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu.

Maksimus Elu, salah satu kader PDIP yang memimpin aksi pengunduran diri tersebut mengungkapkan sikap yang mereka tempuh lantaran Partai tidak mengakomodir kadernya sendiri yakni Ray Fernandes untuk menjadi cagub NTT.

Pasalnya, menurut Elu, PDIP bisa besar di TTU berkat kerja keras dari Ray Fernandes.

“Mau kalah atau menang dalam pilgub juga intinya harus rekomendasikan pak Ray dulu karena beliau yang sudah besarkan partai PDIP di TTU bukannya malah dukung orang lain, itu yang buat kami kader PDIP dari kecamatan Naibenu memutuskan untuk mundur dari partai berlambang banteng ini” tegasnya.

Elu menegaskan bahwa dengan menyatakan mundur dari PDIP maka dengan sendirinya mereka tidak akan mendukung cagub Marianus Sae-Emi Nomleni seperti yang diputuskan oleh DPP.

“Kami akan alihkan dukungan dan bekerja untuk cagub yang didukung pak Ray, ini komitmen kami” tegas Elu.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Irvan K

TTU
Previous ArticlePDIP Manggarai Siap Menangkan Marianus Sae-Emi Nomleni
Next Article Tahun 2017, Kampus Yaspim Makassar Wisuda 594 Sarjana

Related Posts

PAN Manggarai Gelar Muscab, Yosef Hasmi Dorong Kader Kuasai Ruang Digital

30 Mei 2026

Bawaslu Manggarai Gandeng Mahasiswa Konsolidasi Demokrasi di Tengah Ancaman Politik Uang dan Hoaks

28 Mei 2026

DPW PKB NTT Umumkan Enam Calon Ketua DPC PKB Manggarai Barat

28 April 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.