Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Perayaan Tutup Tahun, Pemuda Asal Matim Tewas di Maumere
HEADLINE

Perayaan Tutup Tahun, Pemuda Asal Matim Tewas di Maumere

By Redaksi2 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jenazah Florianus Albert alias Hilbert di Ruang Jenazah RSUD dr. T.C. Hillers Maumere
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere,Vox NTT– Hiruk pikuk lalu lintas dan kemeriahan perayaan pergantian tahun menjadi kisah tragis bagi seorang pemuda asal Manggarai Timur.

Hironimus Albert alias Hilbert asal Nempong, Dampe, Manggarai meninggal di RSUD dr. T.C. Hillers Maumere pada Senin (1/1/2018) kurang lebih pukul 14.30 sore hari.

Hilbert mengalami kecelakaan pada Minggu (31/12/2017) malam kurang lebih pukul 20:00 wita di depan tempat penggilingan kopi Bionic, Kampung Kabor, Maumere.

Naasnya, sejak dilarikan ke UGD oleh warga sekitar lokasi sampai dengan meninggal, tidak ada satu pun keluarga yang mendampingi korban. Keluarga bahkan baru mengetahui keberadaan Hilbert setelah meninggal.

Informasi yang diperoleh VoxNtt.com dari salah seorang warga di sekitar lokasi kecelakaan Hilbert sedang melaju dari di Jln. Nong Meak dari arah Patung Kristus Raja menuju perempatan depan Gelora Samador.

Diduga Hilbert terkejut dengan sepeda motor lain dari arah berlawanan, lantas hilang kendali dan terjatuh.

“Dia ada pegang dengan satu botol plastik isi moke,” terang salah satu ibu yang yang enggan memberikan namanya kepada VoxNtt.com pada Senin (1/1/2018) di sekitar lokasi kecelakaan.

Hilbert sempat ditolong warga yang berada di sekitar lokasi dan dilarikan ke rumah sakit. Dia tak sadarkan diri dan mulutnya mengeluarkan darah. Terdapat beberapa luka lecet pada tubuhnya yakni di lengan kanan dan punggung. Warga tidak menemukan kartu identitas atau pun handphone sehingga kesulitan menghubungi keluarga.

“Hanya ada uang Rp 25.000 terdiri atas pecahan Rp 5000 dalam dompet,” terang warga tersebut.

Jenazah Hilbert telah dibawa ke Manggarai pada Senin (1/1/2017) malam hari.

Penulis: Are De Peskim

Editor: Irvan K

Sikka
Previous ArticleLaka Lantas di Ende Meningkat 29,73 Persen Selama Tahun 2017
Next Article Hilang di Perairan Cepi Watu, Warga Desa Nanga Labang Belum Ditemukan

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.