Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Frans Sarong: Matim Harus Keluar dari Keterisolasian
Pilkada

Frans Sarong: Matim Harus Keluar dari Keterisolasian

By Redaksi11 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat paket SARDON tiba di KPUD Matim (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Pasangan calon bupati dan wakil bupati Manggarai Timur (Matim), Fransiskus Sarong dan Kasmir Don (SARDON) resmi mendaftarkan di KPU setempat, Rabu (10/01/2018).

Paket SARDON memilih mendaftar paling akhir dari semua paket yang ada.

Fransiskus Sarong saat konferensi pers di kantor KPU Kabupaten Matim mengatakan, selama ini kondisi jalan di Matim sangat menyedihkan.

Padahal kata dia, jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat.

“Saya kira jalan harus mendapatkan perhatian serius di Matim. Matim harus bebas dari keterisolasian,” ungkap pensiunan wartawan Kompas itu.

Selain jalan, kata Sarong, listrik dan air bersih juga perlu ditingkatkan. Karena itu semua merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

Sarong mengatakan, sampai hari ini belum data berapa masyarakat yang menikmati sumber air bersih. Mungkin yang menikmati itu hanya 30 %. Begitu juga dengan jaringan listrik.

“Tiga soal ini yang nanti akan mendapatkan perhatian serius dari kami jika masyarakat mempercayakan paket SARDON memimpin Matim lima tahun ke depan,” ungkap Sarong.

Terkait anggaran, dirinya menyebut harus ada sikap tegas mengalokasikan lebih dana untuk mengatasi persoalan prioritas.

Pantauan VoxNtt.com, Paket SARDON diantar ribuan massa pendukung menuju KPU Matim.

Menarik, meski penentuan pasangan calon paket SARDON di-injury time, massa tetap setia mengantar ke KPU Matim.

Paket SARDON mengggunakan paket adat lengkap.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticlePilkada Nagekeo, Berkas Pendaftaran 5 Paslon Sudah Lengkap
Next Article Memenuhi Syarat Pendaftaran, Paket Patriot Wajib Serahkan 26.244 KTP

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.