Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Pembangunan Rumah Sakit Pratama Boking Terendus Korupsi
HEADLINE

Pembangunan Rumah Sakit Pratama Boking Terendus Korupsi

By Redaksi1 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tampak luar pembangunan Rumah Sakit Boking TTS (Foto: Paul)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Pembangunan Rumah Sakit Pratama Boking di Kecamatan Boking, Kabupaten TTS mulai terendus aroma tak sedap.

Proyek yang dikerjakan PT. Tangga Batu senilai Rp. 17,4 Miliar ini terindikasi korupsi pada pengerjaan fisik bangunan.

Tampak dalam RS Boking TTS

Anggota Komisi III DPRD TTS David Boymau kepada wartawan di ruang Komisi III mengungkap proses pengerjaan fisik hingga kini baru mencapai 75% sementara pencairan dana sudah mencapai 100%.

Seharusnya lanjut David, pencairan dana proyek tersebut harus disesuaikan fisik proyek yang dikerjakan.

“Masa dana sudah cair 100% sementara fisik proyeknya baru 75%,” kata David heran.

Lanjut David, dana untuk membiayai proyek tersebut bersumber dari dana DAK afirmasi dimana menurut juknis pengelolaan dana tersebut harus sudah ditandatangani pada bulan Agustus 2017.

Namun yang terjadi tanda tangan kontrak baru dilakukan pada bulan Oktober 2017 padahal pemerintah pusat sudah mencairkan dana DAK Afirmasi ke kas daerah dengan batas waktu tanda tangan kontrak pada bulan Agustus.

Karena sudah melewati waktu, secara otomatis dana DAK Afirmasi tersebut ditarik kembali oleh Pemerintah Pusat.

Pertanyaan kemudian muncul, dari mana dana 17,4 Miliar itu diambil untuk membiayai pengerjaan proyek Rumah Sakit Pratama Boking tersebut?

Atap RS belum diplafoni

Menurut David berdasarkan informasi yang didapat, dana untuk membiayai proyek tersebut dicopot dari bidang lain yang peruntukannya bukan membiayai proyek pembangunan Rumah Sakit Pratama Boking.

“Berdasarkan informasi, biaya proyek tersebut dicopot dari dan bidang lain yang sudah bertuan sehingga ada beberapa proyek dibidang lain yang proyek sudah selesai kerjakan tetapi dananya tidak bisa dicairkan karena ketiadaan dana,” kata David.

Kejanggalan lain yang sempat disentil David berdasarkan video yang dimilikinya adalah mempekerjakan anak di bawah umur.

“Ada anak SMP yang nota bene di bawah umur juga ikut bekerja di proyek tersebut. Saya punya videonya,” kata David sembari memperlihatkan video amatir dalam laptop miliknya.

Selain memperjakan anak di bawah umur, pekerjaan proyek tersebut tidak dipagari seng sebagai penutup areal pekerjaan. Kisaran biaya untuk memagari areal proyek tersebut menurut Davis sekitar Rp. 100 juta.

Sementara, hingga berita ini diturunkan pihak kontraktor dari PT. Tangga Batu  belum berhasil dikonfirmasi.

Penulis: Paul Resi

Editor: Irvan K

TTS
Previous ArticlePaket Cabup-Wabup TTS, Tahun-Konay Temui Ketua DPC Hanura
Next Article Tahun 2016-2017, 4 Proyek di TTU Senilai Rp9,3 M Mangkrak

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.