Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Banyak Sepeda Motor ASN Pemkab Nagekeo yang Ditahan Polisi
Regional NTT

Banyak Sepeda Motor ASN Pemkab Nagekeo yang Ditahan Polisi

By Redaksi13 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu sepeda motor dari ASN Pemkab Nagekeo yang terjaring polisi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Pelaksanaan operasi rutin dari polisi lalu lintas (Polantas) Polres Ngada di Nagekeo berlangsung selama dua hari, 12-13 Februari 2018.

“Selama dua hari di Kota Mbay ada sekitar 30-an motor yang kita tilang. Dari 30-an motor itu ada sekitar 16 kendaraan dari pegawai yang bertugas di Pemda Nagekeo,” kata Kasat Lantas Polres Ngada, AKP Sudirman yang ditemui VoxNtt.com di Polsek Aesesa, Selasa siang (13/02/2018).

Sudirman menjelaskan, ada sejumlah faktor penyebab banyaknya pelanggaran lalu lintas, salah satunya yakni karena peningkatan jumlah kendaraan yang sangat signifikan.

Lalu, tingkat kesadaran penggunaan jalan terhadap pentingnya tertib berlalu lintas masih minim.

“Bukan hanya warga yang tidak tertib, tetapi dalam operasi kali ini banyak kita temukan Pegawai Negeri Sipil di Nagekeo yang ditilang lantaran tidak tertib berlalu lintas,” katanya.

Rata-rata pelanggaran ‎kata dia, banyak tidak memiliki SIM atau tidak dapat menunjukan SIM, STNK saat diperiksa petugas.

Selanjutnya, banyak sepeda motor yang menggunakan knalpot racing dan tidak memakai helm saat mengendarai sepeda motor.

“Bahkan ada sejumlah pegawai di Nagekeo saat kita tahan banyak tidak memiliki SIM dan tidak memakai helm,” aku Kasat Sudirman.

Untuk diketahui, angka kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia selama dua bulan di wilayah Polres Ngada pada tahun 2018 ‎sudah empat orang.

“Tiga orang dari Nagekeo dan satu orang Kabupaten Ngada,” katanya.

‎

Penulis: Arkadius Togo‎
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticlePemkab Manggarai Lirik Kerja Sama dengan Panti Renceng Mose
Next Article Sahabat Paket Harmoni Siap Menangkan di Ende

Related Posts

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026
Terkini

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.