Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Polres Manggarai Diminta Transparan Ungkap Nomor dan Jenis Peluru di Kepala Ferdy
NTT NEWS

Polres Manggarai Diminta Transparan Ungkap Nomor dan Jenis Peluru di Kepala Ferdy

By Redaksi9 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ferdianus Taruk, korban penembakan misterius pada Selasa (27/03/2018).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Polres Manggarai harus memberikan jaminan bahwa tidak akan terjadi manipulasi soal jenis dan nomor peluru yang dikeluarkan dari kepala Ferdinandus Taruk alias Ferdy, korban penembakan misterius di Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong-Manggarai, 27 Maret 2018 lalu.

Hal itu penting dilakukan demi menepis kekhawatiran publik tentang kejujuran dan profesionalisme aparat Polres Manggarai.

Hal itu disampaikan Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Salestinus kepada VoxNtt.com, Senin (09/04/2018).

“Jaminan ini penting karena sebagian masyarakat Manggarai sudah mulai mencurigai itikad baik Polres Manggarai yang dinilai tidak serius bahkan cenderung menutup-nutupi pelaku yang diduga berasal dari oknum anggota Polres Manggarai,” tegasnya.

Oleh karena itu, dia meminta autopsi itu harus dijelaskan kepada keluarga korban dan masyarakat, apakah dibuat dalam tahap penyelidikan atau penyidikan dan untuk mengungkap sebab-sebab kematian serta mencari siapa pelakunya.

“Penjelasan kepada pihak keluarga korban dan masyarakat Manggarai bertujuan agar tidak ada yang menyalahgunakan peluru yang sudah dikeluarkan itu untuk kepentingan lain di luar tujuan mengungkap pelakunya,” ujar Salestinus.

“Karena sejak awal masyarakat sudah mencurigai pelaku yang menembak adalah aparat Polres Manggarai karena sempat bersama-sama dengan korban di TKP,” imbuhnya.

Menurut Salestinus, jaminan keterbukaan dan akuntabilitas dalam proses autopsi itu menjadi penting karena masyarakat masih sangsi terhadap kesungguhan, kejujuran dan itikad baik aparat Kepolisian Manggarai.

Terlebih-lebih terkait dengan sikap dasar Polri yang dalam kasus-kasus tertentu cenderung lebih melindungi secara berlebihan nama baik korpsnya, ketimbang kepentingan rasa keadilan masyarakat dan korban kejahatan itu sendiri.

Baca: Sikap Keluarga Atas Kematian Ferdy

“Kekhawatiran masyarakat akan terjadi penukaran peluru hasil autopsi, disebabkan oleh adanya dugaan kuat bahwa oknum Polres Manggarai dari Babinkamtibmas sebagai pelakunya, sehingga bisa saja terjadi penyalahgunaan karena semangat melindungi korps sempat dipergunjingkan oleh masyarakat Manggarai,” ujar Salestinus.

“Jika demikian maka untuk kesekian kalinya masyarakat Manggarai akan diperhadapkan kepada realitas jauhnya mendapat keadilan dari Polres Manggarai ketika persoalannya menyangkut oknum anggota Polres dengan masyarakat yang menjadi korban,” tegasnya.

Oleh karena itu, dia berharap semua pihak termasuk, pemerintah daerah, masyarakat, Gereja, Pers, serta para advokat di Manggarai agar turut mengawal jalannya proses autopsi itu.

“Mencatat secara jelas jenis dan momor peluru yang dikeluarkan dari kepala alm. Ferdinandus Taruk dan langsung diumumkan ciri, Jenis dan momor peluru serta meminta jaminan bahwa penyidik akan bekerja secara pofesional dan dengan penuh itikad baik,” pintahnya.

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleGali Bakat Pesepak Bola, Pemuda Bijaepasu Gelar Turnamen King Miomafo Cup
Next Article Ferdy Meninggal, Pelayanan Publik di Manggarai Dinilai Buruk

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.