Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Dua Bulan Jalur ke Elar Selatan Lumpuh Total, Nurani Pemerintah Dinilai Mati
HEADLINE

Dua Bulan Jalur ke Elar Selatan Lumpuh Total, Nurani Pemerintah Dinilai Mati

By Redaksi12 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ruas jalan propinsi menuju Elar Selatan, Manggarai Timur yang putus total akibat longsor (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Sudah dua bulan jalur jalan provinsi NTT menuju Kecamatan Elar Selatan di Kabupaten Manggarai Timur lumpuh total.

Putusnya jalur itu disebabkan longsor yang terjadi pada bulan Maret lalu. Longsor itu tepatnya di Lando Renden hingga Cabang Lima, Kecamatan Kota Komba.

Sejak longsor, jalur Bea Laing-Mukun-Mbazang itu tidak bisa dilalui kendaraan, baik roda dua maupun empat.

“Sudah dua bulan jalan ini putus karena longsor. Sampai hari ini belum bisa dilalui. Padahal jalur ini yang singkat menuju Elar Selatan. Karena tidak kunjung diperbaiki, terpaksa kami lewat jalur lain yang butuh waktu yang lama dan biaya yang mahal,” ungkap Mateus Bas, warga Elar Selatan saat ditemui VoxNtt.com di Borong, Rabu malam (11/04/2018).

Dia mengaku kesal dengan Pemerintah Provinsi NTT lantaran terkesan membiarkan kondisi jalan menuju Elar Selatan lumpuh total.

“Aneh sekali. Ko pemerintah tutup mata saja. Di manakah nurani pemerintah untuk rakyatnya. Bagi saya ini pertanda bahwa matinya nurani pemerintah untuk rakyatnya. Rakyat mengeluh tidak didengar. Rakyat menjerit tidak ada yang peduli. Kapan lagi kami merdeka seperti daerah lain di negeri ini,” ujar Mateus.

Sebab itu, dia mendesak Pemerintah Provinsi NTT agar segera membersihkan material longsor di ruas jalan menuju Kecamatan Elar Selatan tersebut.

“Kami tidak peduli, mau pemerintah daerah atau pemerintah provinsi, harus segera buka mata dengan ruas jalan menuju Elsel itu,” pungkas Mateus.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleWarga Desa Benteng Pau Siap Menangkan Paket Harmoni
Next Article Polisi Harus Ungkap Pelaku Penembakan di Karot

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026
Terkini

Ketua PSSI Mabar Usul Nama Stadion Ora Flobamorata Diubah Jadi Stadion Komodo

8 Agustus 2026

PSSI Cup II Manggarai Barat Diikuti 27 Klub, Hadiah Total Rp120 Juta

8 Agustus 2026

Cakades Termuda di Pilkades Wewa, Yohanes Dedipati Usung Desa MAJU

8 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.