Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Famara Jakarta Desak Polres Manggarai Usut Tuntas Kasus Kematian Ferdy
NTT NEWS

Famara Jakarta Desak Polres Manggarai Usut Tuntas Kasus Kematian Ferdy

By Redaksi12 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Korban Ferdinandus Taruk (27) saat dirawat di RSUD dr Ben Mboi Ruteng
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Forum Advokat Manggarai Raya (Famara) Jakarta mendesak Polres Manggarai segera mengusut tuntas kasus kematian Ferdinandus Taruk (27).

“Polres Manggarai harus segera mengungkap siapa pelaku penembakan terhadap almarhum Ferdy Taruk,” ujar, Sekretaris Eksekutif Famara Jakarta, Vitalis Jenarus dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Kamis (12/04/2018).

Pasalnya, kendati sudah dilakukan autopsi kasus kematian warga Karot, Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong itu hingga kini masih misteri.

Ferdy sendiri meninggal di RSUD dr Ben Mboy Ruteng pada 7 April 2018 lalu sekitar pukul 09.30 Wita.

Dokter tak mampu menyelematkan nyawa Ferdy, setelah sebuah peluru menyasar di kepalanya dalam insiden penembakan misterius pada 27 Maret lalu di Karot. Saat insiden naas itu dia sedang asyik nongkrong bersama teman-temannya.

Vitalis menjelaskan, Ferdy Taruk adalah korban penembakan misterius oleh oknum yang identitasnya belum terungkap.

Tim Polda NTT berkoordinasi dengan Tim Labfor Polda Bali telah melakukan autopsi terhadap korban.

Autopsi ini, kata dia, sebagai salah satu tahap untuk mengeluarkan peluru yang masih bersarang di kepala korban demi tujuan penyidikan, serta mengungkapkan siapa pelaku penembakan sebenarnya.

Vitalis menegaskan, berdasarkan pemberitaan, diketahui bahwa peluru yang menewaskan almarhum Ferdy Taruk berbahan kuningan.

Baca:Polisi Harus Ungkap Pelaku Penembakan di Karot

Menurut dia, penemuan ini dan atau apapun hasil autopsi harus menjadi dasar dan awal bagi penyidik di Kepolisian Resort Manggarai untuk mengungkapkan siapa pelaku penembakan terhadap almarhum Ferdy Taruk tersebut.

Famara sendiri, kata Vitalis, serius memantau perkembangan penyidikan demi terungkapnya pelaku penembakan dan atau penegakan hukum itu sendiri.

Hal ini tentu saja bertujuan untuk mencegah tindakan kriminal, perilaku bar-baran (main hakim sendiri) dan penggunaan senjata api secara tidak bertanggung jawab.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleRatusan Warga Lalang Matim Diberi Pengetahuan tentang Human Trafficking
Next Article Kapal Kandas Masuk Dermaga Borong, Ini Tanggapan KUPP Marapokot

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Hujan Lebat Picu Jalan Nasional Ruteng–Reo Retak dan Nyaris Putus

8 Maret 2026

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.