Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Deker di Jalan Dangka Mangkang-Watu Nggong Tidak Ditutupi Aspal
Regional NTT

Deker di Jalan Dangka Mangkang-Watu Nggong Tidak Ditutupi Aspal

By Redaksi30 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu deker di jalan Dangka Mangkang-Watu Nggong yang sudah mulai rusak (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Selain diduga dikerjakan asal jadi, seluruh deker pada poyek jalan Dangka-Mangkang-Watu Nggong, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur juga tampak tidak ditutupi aspal.

Bagian atas deker yang dibangun di beberapa titik hanya ditutupi tanah dan pecahan batu.

Hal itu mengakibatkan lantai deker terkikis air hujan dan sudah mulai rusak.

Bahkan mengancam nyawa pengendara, karena licin saat hujan.

Baca Juga:

  • Proyek Jalan 4 Miliar Dangka Mangkang-Watu Nggong Diduga Mangkrak
  • Proyek Jalan 4 Miliar di Matim Ini Diduga Dikerjakan Asal Jadi
  • Plt Kadis PUPR Matim Angkat Bicara Soal Jalan Proyek Dangka Mangka-Watu Nggong

Warga pun mempertanyakan pengerjaan deker yang tidak ditutupi aspal itu.

Kerusakan di jalan Dangka Mangkang-Watu Nggong yang sudah mulai rusak (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)

“Aneh juga pak, ko dekernya tidak ditutupi aspal. Ko bisa lepas begitu saja. Tutup dengan tanah dan batu saja. Lihat saja, belum apa-apa lantai dekernya sudah rusak karena terkikis air hujan. Atau mungkin aturan buatnya memang tidak boleh pakai aspal. Tetapi ko deker di proyek lain ditutup aspal. Ko ini saja yang tidak,” ungkap Fredi Nandus, seorang warga yang ditemui VoxNtt.com di lokasi, Minggu (29/04/2018).

Sebab itu, Fredi meminta Dinas PUPR Manggarai Timur dan pihak Kejaksaan Negeri Manggarai untuk memeriksa proyek jalan Dangka-Mangkang-Watu Nggongyang diduga dikerjakan asal jadi.

Dia menyayangkan proyek dengan nilai miliran rupiah itu dikerjakan asal jadi.

“Dinas PU juga pihak Kejaksaan turun lokasi untuk cek proyek ini. Supaya bisa tahu, kondisi proyek seperti apa. Jangan pantau dari jauh saja. Atau tunggu laporan masyarakat lewat media massa. Jalankan fungsi kontrolnya dengan baik,” ujar Fredi.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleKerusakan Lapen Jalan Watu Ci’e- Pocong Belum Diperbaiki Kontraktor
Next Article Sejumlah OPD Nol Inovasi, Bupati Belu Geram

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.