Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Botol Air Mineral Hiasi Meja Kosong Anggota DPRD Sikka Saat Paripurna
NTT NEWS

Botol Air Mineral Hiasi Meja Kosong Anggota DPRD Sikka Saat Paripurna

By Redaksi30 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Meja para wakil rakyat yang kosong hanya ditempati botol air mineral (Foto: YM)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Sejumlah botol air mineral menghiasi meja kosong sejumlah wakil rakyat dalam rapat paripurna pada Senin, 28 Mei 2018 lalu.

Sebagian anggota DPRD Sikka tidak hadir dalam rapat dengan agenda pembacaan pemandangan umum fraksi atas pidato pengantar Bupati Sikka tentang LKPJ Bupati dan Wakil Bupati Sikka periode 2013-2018 itu.

Wakil rakyat yang hadir hanya sebanyak 17 dari total 35 anggota DPRD Sikka.

Jumlah 17 tersebut sudah termasuk 1 pimpinan sidang yakni Donatus David selaku Plt. Ketua DPRD Sikka.

Pantauan VoxNtt.com, tidak ada satu pun wakil rakyat dari Fraksi Gerindra yang hadir.

Sementara Fraksi yang seluruh anggota dan pimpinannya hadir hanya Fraksi PAN.

Wakil rakyat dari Fraksi lainnya tidak sepenuhnya yakni Golkar (2 orang), Nasdem (1 orang), Demokrat (2 orang) , PDIP (2 orang), PKP Indonesia (2 orang), dan Hanura (2 orang).

Plt. Ketua DPRD Sikka, Donatus David yang ditemui VoxNtt.com usai rapat menyayangkan ketidakhadiran para anggota dewan tersebut.

Menurutnya, kejadian serupa bukan baru pertama kali terjadi.

Dalam beberapa paripurna sebelumnya pun banyak anggota DPRD yang absen.

“Saya sangat menyesali fakta ketidakhadiran anggota dalam beberapa paripurna belakangan sehingga yang diberlakukan bukan maksimum atau dua per tiga melainkan satu per tiga,” terangnya.

 

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

Sikka
Previous ArticleDi Sikka, Banyak Sengketa Tanah Bermunculan Saat PTSL
Next Article Tarian Sarafai Warnai Peresmian Desa Persiapan Mbaenuamuri I

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.