Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Anak Jaksa di TTU Diculik, Polisi Beri Sinyal Terkait Kasus Dana Desa Noenasi
NTT NEWS

Anak Jaksa di TTU Diculik, Polisi Beri Sinyal Terkait Kasus Dana Desa Noenasi

By Redaksi1 Juni 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Kupang Kota bersama Humas Polda NTT saat jumpa pers di Aula Lantai II Kantor Polres Kupang Kota, Kamis 31 Mei 2018 ( Foto: Tarsi Salmon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Kepolisian Resort Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah menetapkan empat pelaku penculikan Richad Mantolas sebagai tersangka.

Bocah berusia empat (4) tahun ini merupakan putra kandung Kundrat Mantolas, Kasie Pidsus Kejari TTU.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon Cristian Nugroho mengatakan, keempat pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut masing-masing, berinisial RS, CN, T, dan RK.

Anthon mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, motif di balik kasus penculikan ini ada keterkaitan antara pelaku dengan pekerjaan ayah korban Kundrat Mantolas yang bertugas sebagai Kasie Pidsus Kejari TTU.

“Jadi, yang bersangkutan merasa kecewa keinginannya tidak tercapai dalam hal penanganan kasus yang ditangani oleh orangtua korban,” ungkap Kapolres Anthon saat jumpa pers di Ruangan Lantai II Kantor Polres Kupang Kota, Kamis malam (31/05/2018).

Anthon mengatakan, orangtua korban salah satu penegak hukum. Kemudian salah satu tersangka berprofesi sebagai kontraktor yang kasusnya sedang ditangani ayah korban.

“Ada kasus dugaan korupsi yang sementara sidang, yang mana orangtua korban tidak bisa membantu. Kekecewaannya dari situ,” tuturnya.

Sinyal informasi yang diungkapkan Anthon tersebut memperkuat dugaan bahwa motif di balik penculikan Richad yaitu terkait kasus dugaan korupsi Dana Desa Noenasi, Kecamatan Miomafo Tengah, Kabupaten TTU.

Betapa tidak, data yang dihimpun VoxNtt.com, salah satu kasus yang ditangani Kundrat Mantolas tersebut, yang mana saat ini sedang disidangkan di Pengadilan Tipikor Kupang adalah kasus dugaan korupsi Dana Desa Noenasi.

Apalagi salah satu tersangka dalam kasus penculikan Richad ialah RK yang kemudian diketahui bernama Ranti Kore, salah seorang supplier dalam kasus dugaan korupsi Dana Desa Noenasi.

Sidang perdana kasus dugaan korupsi Dana Desa Noenasi sudah berlangsung di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis kemarin, 31 Mei, dengan agenda pembacaan dakwaan.

Sidang ini menyeret tiga terdakwa. Ketiganya yakni, Peranti Kore alias Ranti selaku supplier proyek, Milikhior Paot Aomenu Kepala Desa Noenasi dan mantan Sekdesnya, Siprianus Olin.

 

Penulis: Tarsi Salmon/Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

 

Baca Juga:

  • Putra Kasie Pidsus Kejari TTU Diduga Jadi Korban Penculikan
  • Sebelum Anaknya Diculik, Kasie Pidsus Kejari TTU Sempat Ancam Dibunuh
  • Polisi Berhasil Bekuk Terduga Pelaku Penculikan Anak Kasie Pidsus Kejari TTU
  • Satu Lagi, Pelaku Penculikan Putra Kasie Pidsus Kejari TTU Ditangkap Polres Kupang Kota
  • Polisi Periksa Pelaku Penculikan Putra Kasie Pidsus Kejari TTU
  • Empat Pelaku Penculikan Putra Kundrat Mantolas Ditetapkan Sebagai Tersangka
Kota Kupang TTU
Previous ArticleKongres Mahasiswa Adonara di Seluruh Indonesia Hasilkan Triasporasi
Next Article Ini Kronologis dan Penyebab Kematian TKI Asal Sikka

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.